Hubungan antara kemandirian belajar dan orientasi masa depan dalam area pekerjaan pada siswa kelas XII SMK Negeri 7 Bandung jurusan kimia tekstil

Nurfajar, Asti Nopiani (2012) Hubungan antara kemandirian belajar dan orientasi masa depan dalam area pekerjaan pada siswa kelas XII SMK Negeri 7 Bandung jurusan kimia tekstil. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (523kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (523kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (121kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (189kB)

Abstract

Kemandirian belajar merupakan sistem pembelajaran yang diterapkan di sekolah menengah kejuruan (SMK). Sistem pembelajaran yang menuntun peserta didik untuk memiliki kemandirian belajar , telah menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan oleh SMK sebagai institusi pendidikan yang memiliki tujuan dan target mencetak peserta didik siap bekerja dan memasuki dunia usaha dan dunia industri termasuk. Namun, pada kenyataannya program dan sistem belajar tersebut belum sepenuhnya dapat dijalankan dengan baik oleh peserta didik, misalnya sistem belajar mandiri (autonomy learning) yang menuntut kemandirian belajar. tidak semua peserta didik dapat menyesuaikan dirinya dengan sistem belajar mandiri. Hal ini seperti yang terjadi pada sebagian siswa-siswi kelas XII SMKN 7 Bandung jurusan kimia tekstil. Siswa yang memiliki kemandirian belajar yang tinggi mereka akan memiliki kemampuan untuk mengelola urusannya sendiri dan mencangkup hak untuk membuat keputusan untuk masa depannya juga bertanggung jawab atas tindakannya (Scharle & Szabo : 2000:4). Siswa SMK yang berkisar antara usia 15-19 tahun, masa ini dapat digolongkan sebagai masa remaja yang diharapkan sudah dapat memikirkan masalah karir sejak mereka mengikuti pendidikan tingkat menengah serta membuat perencanaan-perencanaan mengenai masa depannya dalam area pekerjaan, pendidikan dan keluarga. Hal ini sesuai dengan pernyataan yang diungkap oleh Nurmi (1989:11) “Remaja perlu mengantisipasi masa depan sepanjang hidup sesuai dengan tugas perkembangannya dan keputusan hidup terkait dengan karir, gaya hidup, dan keluarga pada masa dewasa nanti�. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemandirian belajar dan gambaran orientasi masa depan area pekerjaan pada siswa kelas XII jurusan kimia tekstil SMKN7 Bandung, serta hubungan diantara kedua variabel tersebut. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yaitu untuk mencari hubungan antara dua variabel. Dengan menggunakan populasi siswa siswa kelas XII jurusan kimia tekstil SMKN7 Bandung dengan sampel yang berjumlah 62 orang. Variabel pertama ini adalah kemandirian belajar dan variabel kedua orientasi masa depan dalam area pekerjaan. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner kemandirian belajar yang disusun oleh peneliti berdasarkan konsep dari Holec (1981: 3, dalam Heijden, 2005:23), dan konsep orientasi masa depan dalam area pekerjaan dari J.E. Nurmi (1989). Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara kemandirian belajar dengan orientasi masa depan dalam area pekerjaan, pada siswa kelas XII jurusan kimia tekstil di SMK Negeri 7 Bandung. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi Rank Sperman, dikarenakan kedua variabel berskala ordinal. Hasil perhitungan didapatkan korelasinya sebesar 0,609 dengan t_hit 5.947 dan a = 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang poitif antara kemandirian belajar dengan orientasi masa depan dalam area pekerjaan pada siswa kelas XII jurusan kimia tekstil di SMK Negeri 7 Bandung.artinya apabila kemandirian belajar tinggi maka orientasi masa depan area pekerjaannya pun akan optimis, dan sebaliknya apabila kemandirian belajar rendah maka orientasi masa depan area pekerjaannya pun akan pesimis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: sistem belajar mandiri (autonomy Learning);
Subjects: Education > Psychology of Education
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: guriang akbar guriangakbar
Date Deposited: 29 Mar 2016 02:15
Last Modified: 18 Feb 2019 08:21
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/1013

Actions (login required)

View Item View Item