Sejarah perkembangan Pondok Pesantren Modern Al-Basyariyah Cigondewah Kabupaten Bandung dalam memajukan pendidikan Islam (1989-2013)

Saeful Ihsan Syukri, Zihad (2016) Sejarah perkembangan Pondok Pesantren Modern Al-Basyariyah Cigondewah Kabupaten Bandung dalam memajukan pendidikan Islam (1989-2013). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (468kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (442kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai sejarah perkembangan Pondok Pesantren Al-Basyariyah dalam memajukan pendidikan Islam. Pondok Pesantren Al-Basyariyah memiliki banyak kontribusi terhadap dunia pendidikan Islam yang berbasis pondok pesantren. Pesantren Al-Basyariyah memiliki sistem pendidikan modern mensinergikan kurikulum berbasis ilmu agama dan pengetahuan umum. Tujuan penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui sejarah berdirinya pondok pesantren Al-Basyariyah, kedua untuk mengetahui sejarah perkembangan Pondok Pesantren Al-Basyariyah dalam memajukan pendidikan Islam tahun 1998 – 2013. Adapun metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode peneletian sejarah. Metode penelitian ini dilakukan melalui empat tahapan, yaitu heuristic, kritik, interpretasi dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka didapatkan kesimpulan yaitu proses berdirinya bermula pada tahun 1938 Abah H. Basyari mewakafkan sebuah masjid dan tanah sawah kepada KH. Ijazi (Ayahanda Buya, Drs. KH. Saeful Azhar). Pada tahun 1948 KH. Ijazi meninggal dunia dan menyerahkan wakaf kepada Buya, selaku anaknya. Pada tahun 1973 Buya, Drs. KH. Saeful Azhar mengadakan kegiatan pendidikan pengajian keilmuan Islam yang diberi nama Al-Basyariyah dengan santri hanya berjumlah 12 orang. Pada bulan Juni 1982 Pondok Pesantren Al-Basyariyah diresmikan oleh KH. Toto Abdul Fatah. Mulailah pada tahun 1989 Buya mendirikan Yayasan Bumi Jannah Iliyyin (BJI) dengan program pendidikan TKP, SDP, MTs dan MA dengan konsentrasi di bidang Keagamaan, IPS dan IPA. Kurikulum yang dikembangkan atau diterapkan di Pondok Pesantren Al-Basyariyah bersifat spiral, yaitu kurikulum nasional diadaptasi dengan kebutuhan daerah. Dalam perannya memajukan pendidikan Pondok Pesantren Al-Basyariyah menggratiskan biaya pendidikan para santri dari masyarakat sekitar, mendirikan Jamaah Kaderisasi Masyarakat (JKM), meningkatkan SDM masyarakat sekitar dan mengadakan kelas tambahan dengan program Dasrul Id’hof dilaksanakan pada sore hari sebagai langkah alternatif untuk meneruskan syiar agama Islam. Prestasi Pondok Pesantren Al-Basyariyah diukir pada tahun 2003, Pondok Pesantren Al-Basyariyah mendapatkan pengakuan dari pemerintah Indonesia melalui Departemen Pendidikan Nasional bahwa status pondok pesantren disetarakan dengan SMA Negeri sesuai dengan surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 240/C/KEP/MN/2003. Keseriusan pondok pesantren dalam berperan memajukan pendidikan Islam hingga tahun 2013, membuahkan hasil dari bangunan yang berupa tanah 20 tumbak menjadi 4 hektar dan hanya 12 santri menjadi ribuan santri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pesantren; Modern; Al-Basyariyah
Subjects: Education and Research of History
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: zihad saeful ihsan syukri
Date Deposited: 09 Jul 2018 06:57
Last Modified: 09 Jul 2018 06:57
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/10904

Actions (login required)

View Item View Item