Respon mad’u terhadap pelaksanaan khutbah Jum’at: Studi penelitian kuantitatif di Masjid Jami Babussalam, Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung

Ramadhan, Mohammad Frima (2018) Respon mad’u terhadap pelaksanaan khutbah Jum’at: Studi penelitian kuantitatif di Masjid Jami Babussalam, Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (288kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (400kB)

Abstract

Dakwah dalam artian adalah menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari mungkar berdasarkan aspek agama Islam. Dakwah sendiri dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Setiap insan manusia membutuhkan pencerahan dalam dirinya untuk lebih mendekatkan kepada sang pencipata yaitu Allah SWT. dalam keadaan saat ini manusia sangat disibukkan dengan perkara duniawi sehingga jauh dari sifat-sifat kebaikan dalam dirinya. Maka, pantas dalam aktifitas sholat Jum’at dijadikan sebagai wahana bagi setiap manusia khususnya seorang muslim untuk mengisi sisi ruhaniah mereka dengan tausiyah dan ceramah keagamaan. Pada pelaksanaan sholat Jum’at terdapat salah satu rangkaian Khutbah. Dalam segi pengertian khutbah merupakan pidato yang berisikan pesan keagamaan. Isi pesan khutbah adalah wasiat (taqwa) kepada sang pencipta yaitu Allah Swt. adapun tujuan khutbah itu sendiri sebagai sarana meningkatkan ketaqwaan dan menambah wawasan pengetahuan keislaman yang disampaikan dalam khutbah Jum’at. Selain itu, jama’ah yang menyimak pesan khutbah, adakalanya untuk memberikan respon atau tanggapan. Bentuk respon disini penulis mengkategorikan menjadi 3 bentuk yaitu, 1. Respon Kognitif , Afektif dan Konatif mad’u terhadap pelaksanaan khutbah Jum’at. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis studi deskriftif. Menurut Suharismi Arikunto sendiri metode ini untuk menggambarkan dan melukiskan keadaaan subjek atau objek penelitian yang berkaitan baik dengan lembaga, masyarakat, seorang berdasarkan fakta-fakta yang ada setelah adanya penelitian. Serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan terhadap apa yang diteliti dengan menggunakan metode tertentu. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan beberapa tahap yaitu seperti 1. Observasi di Masjid Jami Babussalam, kebetulan jarak dari rumah ke Masjid cukup berdekatan dan mudah dijangkau. Pelaksanaan observasi secara intens dari bulan Februari – Mei 2018 2. Wawancara, kepada pihak-pihak yang terkait khususnya kepada DKM Masjid Jami Babussalam dan beberapa penceramah/khatib Jum’at 3. Menyebarkan Angket, ditujukkan kepada para jama’ah khutbah Jum’at dan yang dijadikan sampel sebanyak 30 jama’ah. namun, dengan menggunakan rumus Taro Yamane menjadi 28 Sampel. Teori ini adalah berkaitan dengan teori respon. Maka, digunakan stimulus organism respons, menurut Onong Uchjana Effendy. Bahwa teori ini akan timbul reaksi apabila ada pesan yang diterima oleh komunikan dalam proses komunikasi. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pesan materi yang disampaikan Berdasarkan diketahui hasil data mengenai responden jama’ah (mad’u) yang memberikan tanggapan terhadap pesan isi materi yang disampaikan oleh khatib pada pelaksanaan khutbah Jum’at, dikatakan telah memenuhi syarat sebagai penceramah dikarenakan para khatib disini telah sanggup menyampaikan pesan khutbah didasari dengan dalil yang kuat yaitu bersumber dari Al-Qur’an dan Hadist dengan nilai presentase sebanyak 120%. Dilihat dari 3 kategori bentuk respon yaitu kognitif, afektif dan konatif. Nilai hasil rata-rata ketiga bentuk respon ini yang memiliki nilai tertinggi adalah respon afektif dengan nilai rata-rata sebesar 46,1% dan kedua adalah respon kogntif sebesar 45,8% dan posisi paling rendah yaitu respon konatif dengan nilai rata-rata 21,5%. Ini menunjukan bahwa respon mad’u terhadap pelaksanaan khutbah Jum’at lebih dominan terhadap suatu perasaan yang mengunggah hati dan pikiran jama’ah dan menyukai pesan khutbah yang disampaikan oleh para khatib itu sendiri. Disamping jama’ah memiliki pengetahuan yang cukup baik dalam menerima pesan khutbah. Akan tetapi sikap dan perubahan perilaku jama’ah dalam menerima pesan khutbah belum bisa secara langsung merubah sikap jama’ah itu sendiri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Islam > Da'wah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 19 Jul 2018 09:33
Last Modified: 19 Jul 2018 09:33
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/11486

Actions (login required)

View Item View Item