Peranan Penyuluhan Bina Keluarga Remaja Dalam Mengantisipasi Perilaku Kekerasan Terhadap Remaja: Penelitian di Bina Keluarga Remaja Anggrek 11 RT 03/RW 11 Desa Margahayu Selatan Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung

Tuti, Noneng (2018) Peranan Penyuluhan Bina Keluarga Remaja Dalam Mengantisipasi Perilaku Kekerasan Terhadap Remaja: Penelitian di Bina Keluarga Remaja Anggrek 11 RT 03/RW 11 Desa Margahayu Selatan Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (29kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB 1.pdf

Download (265kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB II)
5_BAB II.pdf

Download (371kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB III)
6_BAB III.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_Daftar Pustaka.pdf

Download (183kB) | Preview

Abstract

Banyaknya remaja yang bermasalah serta orang tua yang gagal dalam mendidik anak. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah mengeluarkan program ketahanan keluarga melalui Bina Keluarga Remaja. Program Bina Keluarga Remaja ini dibuat oleh penyuluh atau kader BKR. Keberadaan penyuluh Bina Keluarga Remaja sebagai penerang bagi orang tua yang memiliki remaja dengan memberikan pengetahun dan pemahaman mengenai remaja dan permasalahannya serta bagaiamana menjadi orang tua yang baik bagi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penyuluhan di BKR Anggrek 11, upaya penyuluhan dalam mnegantisispasi kekerasan terhadap remaja di BKR Anggrek 11, hasil penyuluhan BKR Anggrek 11 dalam mengantisipasi kekerasan terhadap remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu menggambarkan adalanya peran penyuluhan Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam mengantisispasi kekerasan terhadap remaja. Adapun teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penyuluhan di BKR Anggrek 11 telah sesuai prosedur dengan menyiapkan penyuluh, materi, metode, media dan objek penyuluhan. Adapun upaya penyuluh dalam mengantisipasi kekerasan terhadap remaja yaitu memotivasi peserta BKR untuk menerapkan pola pengasuhan dan perlakuan yang baik serta komunikasi yang efektif terhadap anak dalam mengantisipasi terjadinya kekerasan terhadap remaja. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa peran penyuluhan Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam mengantisipasi kekerasan terhadap remaja menunjukkan adanya perubahan pada diri orang tua baik itu dalam memberikan tindakan atau pengetahuan seputar remaja dan permasalahannya yang sebelumnya belum optimal menjadi lebih optimal terlihat dari orang tua yang lebih memahami perilaku remaja sehingga tindakan kekerasan menjadi berkurang karena menyadari bahwa melakukan tindakan kekerasan itu merupakan tindakan yang dapat merugikan banyak pihak. Terlihat pula dari adanya perkembangan remaja yang semakin produktif dan kreatif dalam melakukan kegiatan positif yang dibina oleh kader Bina Keluarga Remaja Anggrek 11.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Penyuluhan; Bina Keluarga Remaja; Remaja; Perilaku Kekerasan
Subjects: Applied Psychology > Counseling and Interviewing
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Noneng Tuti
Date Deposited: 26 Jul 2018 02:41
Last Modified: 26 Jul 2018 02:41
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/11767

Actions (login required)

View Item View Item