Pengaruh intensitas shalat berjamaah terhadap penyesuaian diri yang normal (well adjusment) pada remaja: Penelitian di Panti Sosial Asuhan Yapita Al-Muslimun Bandung

Darwis, Reyhan Nurhanifa (2013) Pengaruh intensitas shalat berjamaah terhadap penyesuaian diri yang normal (well adjusment) pada remaja: Penelitian di Panti Sosial Asuhan Yapita Al-Muslimun Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAKSI.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (580kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (645kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)

Abstract

Adanya Panti Asuhan yang memberikan peraturan pelaksanaan shalat berjama’ah anak asuhnya dimungkinkan dapat membantu pembentukan penyesuaian diri yang normal (well adjusment). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bagaimana Intensitas shalat berjama’ah remaja PSAA Yapita Al-Muslimun, 2) bagaimana Penyesuaian diri yan normal (well adjusment) remaja PSAA Yapita Al-Muslimun, 3) Seberapa besar pengaruh Intensitas shalat berjamaah terhadap Penyesuaian diri yang normal (well adjusment) pada remaja PSAA Yapita Al-Muslimun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis koefisien korelasi. Subyek penelitian sebanyak 30 responden, sampel diambil dengan menggunakan rumus sampel populasi yaitu menjadikan seluruh populasi sebagai sampel karena jumlah populasi yang kurang dari 100. Data diperoleh dengan cara memberikan angket yang berisi sejumlah pernyataan yang mencakup Intensitas Shalat berjama’ah dan Penyesuaian Diri yang Normal (well adjusment) kepada Sample remaja PSAA Ypaita Al-Muslimun yang berjumlah 30 responden. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis koefisien korelasi. Pengujian hipotesis penelitian menunjukkan bahwa: 1.Intensitas shalat berjamaah yang dilakukan oleh anak asuh PSAA Yapita Al-Muslimun yaitu 0.80 atau 80% dari yang diharapkan. Nilai ini termasuk kualifikasi kuat karena berada pada interval 61% -80%.2. Penyesuaian diri yang normal (well adjustment) pada anak asuh PSAA Yapita Al-Muslimun Bandung yaitu 0.74 atau 74% dari yang diharapkan. Nilai ini termasuk kualifikasi kuat karena berada pada interval 61%-80%. 3. Hubungan intensitas shalat berjamaah dengan penyesuaian diri yang normal (well adjusment) memiliki tingkat korelasi sangat kuat yaitu 0.78 karena berada pada interval 0.61-0.80. sedangkan pengaruh intensitas shalat berjamaah terhadap penyesuaian diri yang normal (well adjustment) adalah 37% dan sisanya 63% pengaruh terhadap penyesuaian diri yang normal (well adjustment) ditentukan factor lain diluar intensitas shalat berjamaah. Jadi hipotesis yang peneliti ajukan bahwa ada pengaruh positif dari intensitas shalat berjamaah terhadap penyesuaian diri yang normal (well adjustment) remaja PSAA Yapita Al-Muslimun Bandung, dapat diterima. Artinya: bahwa semakin baik intensitas shalat berjamaah maka semakin tinggi pula penyesuaian diri yang normal (well adjustment).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: intensitas shalat berjamaah; penyesuaian diri yang normal (well adjusment);
Subjects: General Management > Management of Investment, Capitalization
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 03 Sep 2018 04:15
Last Modified: 11 Apr 2019 02:11
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/13155

Actions (login required)

View Item View Item