Isolasi dan identifikasi jamur selulolitk dari limbah padat bioetanol yang berasal dari singkong (Manihot utilissima Steenis.)

Muharromi, Ulfanuri Fajri (2012) Isolasi dan identifikasi jamur selulolitk dari limbah padat bioetanol yang berasal dari singkong (Manihot utilissima Steenis.). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (164kB) | Preview
[img] Text (BAB I - BAB IV)
4_bab1sd4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
5_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)

Abstract

Pada proses produksi bioetanol, dihasilkan limbah yaitu sebesar 90% dari larutan fermentasi. Limbah padat bioetanol mengandung asam sianida (HCN) 5,8177 mg/Kg, air 95,21%, abu 0,39%, protein 8,16%, serat kasar (selulosa) 5,45%, lemak kasar 2,06% dan karbohidrat 83,94%. Kandungan selulosa pada limbah padat bioetanol merupakan karbohidrat dalam bentuk polisakarida. Karbohidrat merupakan sumber karbon yang paling penting untuk nutrisi jamur. Sehingga karbohidrat dalam bentuk serat kasar (selulosa) yang terdapat pada limbah padat bioetanol, diduga merupakan sumber adanya jamur selulolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis jamur dan jamur selulolitik yang terdapat pada limbah padat bioetanol yang berasal dari singkong (Manihot utilissima Steenis.). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Media yang digunakan untuk membiakan dan mengisolasi jamur adalah medium Potato Dextrose Agar. Isolasi jamur dilakukan dengan menggunakan metode dilution series dan metode pour plate dan untuk identifikasi dengan metode Moist Chamber. Untuk mengetahui jamur selulolitik menggunakan medium selektif Carboxy Methyl Cellulose. Identifikasi jamur dilakukan berdasarkan kepada karakterisasi makroskopis dan mikroskopis. Pada penelitian ini didapatkan 10 isolat jamur yaitu dari genus Aspergillus sp. 1, Aspergillus sp. 2, Aspergillus sp. 3, Aspergillus niger, Cladosporium sp., Mucor sp., Penicillium sp. 1, Penicillium sp. 2, Rhizopus sp. dan Trichoderma viride. Hasil uji aktivitas enzim selulase menunjukkan bahwa 9 dari 10 isolat jamur memiliki kemampuan degradasi selulosa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: jamur selulolitik; limbah padat bioetanol; dilution series;
Subjects: Biology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 02 May 2016 01:12
Last Modified: 01 Apr 2019 07:55
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/1338

Actions (login required)

View Item View Item