Gambaran motivasi internal pada anak social withdrawal usia prasekolah: studi kasus pada dua siswa kelompok bermain Darunnisa Cibiru Hilir Bandung yang memiliki kecenderungan perilaku social withdrawal di lingkungan sekolah

Rosita, Tita (2010) Gambaran motivasi internal pada anak social withdrawal usia prasekolah: studi kasus pada dua siswa kelompok bermain Darunnisa Cibiru Hilir Bandung yang memiliki kecenderungan perilaku social withdrawal di lingkungan sekolah. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_Cover.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftarisi.pdf

Download (25kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_Bab1.pdf

Download (51kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_Bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (236kB)
[img] Text (BAB III)
6_Bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text (BAB IV)
7_Bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB)
[img] Text (BAB V)
8_Bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_Daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (42kB)

Abstract

Penelitian ini berawal saat ada dua orang anak prasekolah (Kelompok Bermain) yang terlihat belum bisa bergabung dengan teman-teman sebayanya dan mereka terlihat menarik diri dari lingkungan sosial di sekolah selama pembelajaran satu tahun. Perilaku menarik diri yang dilakukan anak tersebut dikenal dengan sebutan social withdrawal. Social withdrawal mengacu pada anak yang menghapus dirinya sendiri dari peer group karena alasan apapun, dalam hal ini dipandang berasal dari faktor internal untuk anak. Social withdrawal menggambarkan interaksi diri dengan rekan dengan berbagai motivasi yang berbeda. Motivasi social withdrawal muncul dalam berbagai alasan mengapa anak-anak melakukan social withdrawal, yaitu: Alasan pertama anak melakukan social withdrawal menyangkut aspek nonfearful untuk kegiatan soliter, yaitu beberapa anak kurang terlibat dalam interaksi sosial karena mereka tidak ramah dan hanya memilih bermain sendiri (unsociability). Unsociability dikonseptualisasikan juga sebagai subtipe dari penarikan sosial yang timbul dari preferensi anak untuk bermain sendiri. Sedangkan alasan kedua berhubungan dengan dysregulation aspek emosional yang secara khusus berkaitan dengan rasa takut dan cemas, yaitu anak-anak menarik diri dari interaksi sosial (social withdrawal) karena mereka takut atau cemas, dan malu sebagai wujud dari kecemasan dalam menghadapi lingkungan sosial yang baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bersifat studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisa kasus berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa kasus I berhubungan dengan dysregulation aspek emosional yang secara khusus berkaitan dengan rasa takut, kecemasan, dan malu. Sedangkan kasus II menyangkut aspek nonfearful untuk kegiatan soliter. Berdasarkan hasil penelitian ini, mengindikasikan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi social withdrawal pada anak usia prasekolah adalah kondisi kesehatan, kepribadian orang tua, dan lingkungan keluarga.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kelompok Bermain Darunnisa; Social Withdrawal; Motivasi Internal;
Subjects: Differential and Developmental Psychology > Child Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 03 May 2016 07:10
Last Modified: 14 Nov 2018 05:50
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/1362

Actions (login required)

View Item View Item