Praktik-praktik formasi sosial kapitalisme dalam lanskap korporasi batu di pedesaan: penelitian tentang industri pertambangan batu di Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung

Zaidan, Yuris Fahman (2018) Praktik-praktik formasi sosial kapitalisme dalam lanskap korporasi batu di pedesaan: penelitian tentang industri pertambangan batu di Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (306kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (482kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
5_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
6_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
7_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (433kB) | Request a copy

Abstract

Praktik-praktik pertambangan batu kerap hadir di pedesaan. Hal itu dimungkinkan karena gunung batu untuk dikeruk dan dijadikan komoditas terdapat di pedesaan. Di sisi lain, perlindungan aset, tanah, dan sumber daya alam (SDA) sangat lemah. Sehingga rakyat yang ada di sekitar area pegunungan itu kerap tidak bisa menikmati SDA nya sendiri. Bahkan yang lebih parah warga di sekitar area pertambangan itu telah terasing atau teralienasi di kampung halamannya sendiri. Bukti keterasingannya ditunjukan dengan sulitnya mengakses SDA di sekitarnya dan terganggunya aktifitas warga karena hadirnya operasi pertambangan skala besar. Berdasarkan penelitian di Kampung Andir-Baleendah yang melibatkan warga terdampak, tokoh masyarakat, pejabat desa, dan pihak perusahaan. Terlihat ada ketimpangan baik itu di sektor sosial dan ekonomi. Di samping dampak-dampak lainnya yang diakibatkan oleh pertambangan kepada warga di sekitarnya. Hal ini membuktikan bahwa praktik-praktik kapitalisme di sektor industri perbatuan telah merangsak masuk ke pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana industri batu mulai memainkan produksinya di pedesaan. Ini memperlihatkan bahwa kapitalisme yang berpusat pada akumulasi kapital telah masuk ke pedesaan. Hal itu dibuktikan dengan relasi atau hubungan produksi dan daya atau kekuatan produksi yang sama dengan kapitalisme. Hubungan produksinya dicirikan dengan buruh upahan dan skala produksinya bukan lagi untuk kebutuhan (subsistensi) tapi untuk nilai tukar. Sedangkan daya-daya produksinya hadir dengan lanskap proletar dan borjuis. Metode penelitian tentang praktik-praktik kapitalisme dalam lanskap koprasi batu di Kelurahan Andir-Baleendah ini menggunakan metode kualitatif. Dengan ini peneliti mencoba menjelaskan, menginterpretasi dan mendeskripsikan sejauh mana kapitalisme masuk ke pedesaan di sektor perindustrian batu dari data yang terkumpul baik melalui observasi, wawancara mendalam, dan literatur. Setelah data terkumpul selanjutnya data diolah dan dianalisas melalui tiga langkah yaitu, mereduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing and verification). Berdasarkan temuan penelitian di Kelurahan Andir terkhusus di Kampung Babakan Sadang, Kampung Sepen, dan Kampung Sukawargi praktik kapitalisme itu memang hadir dalam lanskap korporasi yang dicirikan dengan relasi dan daya produksi yang mengarah pada formasi sosial kapitalisme. Di sisi lain, dengan praktik atau operasi pertamangan tersebut dampak negatif lebih banyak dibanding dampak positif terhadap warga. Kerugian yang dirasakan itu bisa dilihat dari berbagai dampaknya terhadap kondisi sosial, lingkungan, kesehatan, dan ekonomi. Misalnya dampak negatif pada kondisi sosial munculnya premanisme di sekitar area pertambangan. Tidak hanya itu, dampaknya pada kesehatan warga karena operasi pertambangan menghasilkan debu yang tebal dan kerap terhirup oleh warga. Secara ekonomi, pertambangan pun tidak berkontribusi positif. Di PT BKL yang memiliki luas lahan galian 24,22 Ha hanya menyerap pekerja sembilan orang saja. Itu pun tidak semua pekerjanya berasal dari warga yang ada di sekitar area pertambangan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kapitalisme; pertambangan; galian C; industri; sosiologi; pedesaan; korporasi batu
Subjects: Communities > Community Sociology
Administration of Economy > Administration of Industries
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Yuris Fahman Zaidan
Date Deposited: 19 Sep 2018 03:51
Last Modified: 19 Sep 2018 03:51
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/13887

Actions (login required)

View Item View Item