Pengaruh penggunaan model pembelajaran scaffolding dan motivasi belajar terhadap kemampuan baca tulis Al-Quran siswa MI Terpadu Ad-Dimyati Bandung: Penelitian quasi eksperimen di MI Terpadu Ad-Dimyati Bandung Kelas V Tahun Pelajaran 2017/2018

Ismail, Shalahudin (2018) Pengaruh penggunaan model pembelajaran scaffolding dan motivasi belajar terhadap kemampuan baca tulis Al-Quran siswa MI Terpadu Ad-Dimyati Bandung: Penelitian quasi eksperimen di MI Terpadu Ad-Dimyati Bandung Kelas V Tahun Pelajaran 2017/2018. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (704kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (369kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (560kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (891kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (709kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (407kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Terpadu Ad-Dimyati masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan pendidik cenderung hanya berpusat pada model pembelajaran konvensional. Pada pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) ini suasana kelas berpusat pada guru, yang menyebabkan tidak adanya interaksi yang terjadi dalam proses belajar mengajar, sehingga sebagian siswa merasakan bahwa pelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) merupakan sesuatu yang membosankan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan model pembelajaran baru yang inovatif dan kreatif yaitu model pembelajaran scaffolding. Adapun Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an siswa yang menggunakan model pembelajaran scaffolding lebih baik daripada yang menggunakan model pembelajaran konvensional serta untuk mengetahui motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) melalui model pembelajaran scaffolding. Model pembelajaranscaffolding merupakan pemberian sejumlah bantuan kepada peserta didik pada tahap-tahap awal pembelajaran, kemudian menguranginya dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengambil alih tanggug jawab saat mereka mampu. Sedangkan motivasi belajar merupakan salah satu unsur penting dalam pembelajaran yang dapat mendorong dan meningkatkan semangat belajar siswa dalam menghadapi berbagai persoalan belajarnya. Sehingga terciptalah suasana belajar yang efektif, kreatif, inovatif, aktif, dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen (quasi experiment design) dengan menggunakan desain nonequivalent control group design. Dinamai demikian karena dalam pembagian sampel penelitian ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tidak dilakukan secara acak atau tidak melalui proses random assignment, tetapi ditentukan berdasarkan kelas yang telah ada.Metode ini dipilih dengan dasar untuk menguji pengaruh satu atau lebih variabel terhadap variabel lain atau hubungan sebab akibat dari suatu atau beberapa variabel. Variabel yang memberi pengaruh dikelompokkan sebagai variabel bebas (independent variables), dan variabel yang dipengaruhi dikelompokkan sebagai variabel terikat (dependent variables). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an siswa yang menggunakan model pembelajaran scaffolding (80,40) lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional (70,14). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran scaffolding terbukti efektif dapat meningkatkan kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an siswa. Adapun rata-rata motivasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran scaffolding ( 3,89 ) lebih tinggi daripada kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an yang mengunakan model pembelajaran konvensional (2,91). Selanjutnya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan model pembelajaran scaffolding dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an siswa kelas V MI Terpadu Ad-Dimyati Bandung. ENGLISH: This research is motivated by the phenomenon that the Al-Qur'an Reading (BTQ) ability of students of Integrated Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ad-Dimyati is still relatively low. This is because educators tend to focus only on conventional learning models. In the Qur'anic Reading and Writing (BTQ) learning, the classroom atmosphere is teacher-centered, which causes no interaction to occur in the teaching and learning process, so that some students feel that the Qur'anic Reading and Writing (BTQ) lesson is something that boring. To overcome this, new innovative and creative learning models are needed, namely the scaffolding learning model. The purpose of this study was to determine whether the Qur'anic Reading Read ability of students who use the scaffolding learning model is better than those using conventional learning models as well as to find out the students' learning motivation towards the Qur'anic Reading and Writing (BTQ) learning through the model learning scaffolding. Scaffolding learning model is giving a number of assistance to students in the early stages of learning, then reducing it and giving students the opportunity to take responsibility when they are able. While learning motivation is one of the important elements in learning that can encourage and enhance students' learning spirit in dealing with various learning problems. So as to create an atmosphere of learning that is effective, creative, innovative, active, and fun. The research method used in this research is quasi-experimental method (quasi experiment design) using nonequivalent control group design. Named so because the division of the research sample into the experimental group and the control group is not done randomly or not through a random assignment process, but is determined based on the existing class. This method is chosen on the basis to test the effect of one or more variables on other variables or relationships cause and effect of a variable or several. Variables that influence are grouped as independent variables, and the affected variables are grouped as dependent variables. The results of the study showed that the average Al-Qur'an Reading Read ability of students who used the scaffolding learning model (80.40) was higher than students who used conventional learning models (70.14). This shows that the use of scaffolding learning models has proven to be effective in improving students' ability to read and write Al-Qur'an. The average learning motivation of students who use the scaffolding learning model (3.89) is higher than the Al-Qur'an Reading and Writing ability that uses conventional learning models (2.91). Furthermore, there is a positive and significant influence between the use of scaffolding learning models and learning motivation together on the Al-Qur'an Reading and Writing ability of the 5th grade MI MI Ad-Dimyati students. ARABIC: هذا البحث مدفوع بالظاهرة القائلة بأن قدرة القراءة القرآنية (BTQ) لطلبة المدارس المتكاملة الإبتدائية (MI) Ad-Dimyatiلا تزال منخفضة نسبياً. هذا لأن المعلمين يميلون إلى التركيز فقط على نماذج التعلم التقليدية. في القراءة والكتابة القرآنيتين (BTQ) ، يتعلم جو الفصل الدراسي هذا من المعلم ، والذي لا يسبب أي تفاعل في عملية التدريس والتعلم ، حتى يشعر بعض الطلاب بأن درس القراءة والكتابة (BTQ) هو شيء مملة. للتغلب على هذا ، هناك حاجة إلى نماذج تعليمية مبتكرة وخلاقة جديدة ، وهي نموذج تعلم السقالات. كان الغرض من هذه الدراسة هو تحديد ما إذا كانت قدرة القراءة القرآنية للقراءة لدى الطلاب الذين يستخدمون نموذج تعلم السقالات أفضل من أولئك الذين يستخدمون نماذج التعلم التقليدية وكذلك لمعرفة حافز التعلم لدى الطلاب نحو تعلم القراءة والكتابة (BTQ) من خلال النموذج سقالات التعلم. يقدم نموذج تعلم السقالات عددًا من المساعدات للطلاب في المراحل الأولى من التعلم ، ثم يخفضها ويمنح الطلاب الفرصة لتحمل المسؤولية عندما يكونون قادرين. في حين أن الدافع للتعلم هو أحد العناصر المهمة في التعلم التي يمكن أن تشجع وتعزيز روح التعلم لدى الطلاب في التعامل مع مشاكل التعلم المختلفة. وذلك لخلق جو من التعلم الفعال والإبداعي والمبتكر والنشط والمرح. طريقة البحث المستخدمة في هذا البحث هي طريقة شبه تجريبية (تصميم شبه تجربة) باستخدام تصميم مجموعة تحكم غير متكافئ. يتم تسميته لذلك لأن تقسيم عينة البحث إلى المجموعة التجريبية ومجموعة التحكم لا يتم بشكل عشوائي أو لا يتم من خلال عملية تخصيص عشوائية ، ولكن يتم تحديده بناءً على الفئة الحالية ، ويتم اختيار هذه الطريقة على أساس اختبار تأثير واحد أو أكثر من المتغيرات على متغيرات أو علاقات أخرى سبب وتأثير متغير أو عدة. يتم تجميع المتغيرات التي تؤثر على المتغيرات المستقلة ، ويتم تجميع المتغيرات المصابة كمتغيرات تابعة. أظهرت نتائج الدراسة أن متوسط القراءةالقرآنيةللقراءةلدى الطلاب الذين استخدموانموذج التعلم بالسقالة (80.40) كان أعلىمن الطلابالذين استخدموانماذج التعلم التقليدية (70.14). هذايدل على أناستخدام نماذج تعلم السقالات أثبتفع اليتهفيتحس ينقدرةالطلاب على قراءة القرآن وكتابته. إن متوسط التحفيزالتعليميللطلابالذينيستخدموننموذجتعلمالسقالة (3.89) أعلىم نقدرةالقرآن والكتابةالتيتستخدم نماذج التعلم التقليدية (2.91). وعلاوةعلى ذلك،هناك تأثيرإيجابيوهامبيناستخدامنماذجالتعلمالسقالاتودوافع التعلم معا على قدرة القراءة والكتابة القرآنية لطلابMI Ad-Dimyatiمن الصف الخامس.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran Scaffolding; Motivasi Belajar; Pembelajaran Al-Qur’an; Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ)
Subjects: Educational Institutions, Schools and Their Activities > Alternative Schools
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi PAI
Depositing User: Shalahudin Ismail
Date Deposited: 08 Nov 2018 04:22
Last Modified: 12 Jan 2022 08:27
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/14007

Actions (login required)

View Item View Item