Analisis seismic hazard di wilayah provinsi Banten dengan menggunakan metode probabilistic seismic hazard analysis (PSHA)

Solihin, Cece (2018) Analisis seismic hazard di wilayah provinsi Banten dengan menggunakan metode probabilistic seismic hazard analysis (PSHA). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_ COVER.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB 1.pdf

Download (216kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (703kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (22kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (77kB) | Request a copy

Abstract

Banten merupakan salah satu daerah dengan aktivitas seismik yang sangat tinggi , karena diapit dari zona subduksi Sumatra dan zona subduksi Jawa, sehingga rentan sekali terjadinya gempa. Gempa-gempa yang terjadi sangat berdampak terhadap pembangunan untuk daerah Banten. Untuk alasan tersebut maka perlu sekali analisis seismic hazard dalam kepentingan rekayasa bangunan. Salah satu studi analisis yang paling umum dilakukan yaitu metode PSHA. Metode PSHA menghitung probabilitas terlampaui terjadinya gempa yang berdampak terhadap suatu daerah dengan intensitas dan periode ulang rata-rata selama masa layanan bangunan tertentu. Serta memperhitungkan faktor ketidakpastian dari gempa. Data analisis yang dilakukan berasal dari sumber katalog USGS, ISC, EHB, dan ANSS yang memanfaatkan software Zmap untuk pengolahan data dan software Ez-Frisk 7.52 untuk perhitungan probabilitas. Hasil analisis menunjukan bahwa percepatan gerakan tanah maksimum di batuan dasar untuk daerah Banten yaitu 0.39-0.49 g pada periode T=0.0 detik, 0.69-0.87 g pada periode T=0.2 detik, dan 0.27-0.30 g pada periode T=1 detik untuk probabilitas terlampaui 2% pada masa layanan bangunan 50 tahun atau periode ulang 2475 tahun. Hasil distribusi percepatan gerakan tanah yang diperoleh kemudian diinterpretasikan dalam peta seismic hazard secara regional untuk provinsi Banten. Banten is one of areas with very high seismic activity, because it is flanked by subduction zone of Sumatera and Java, so it is prone to earthquake. The earthquakes affected to development of Banten area, For this reason, it is necessary to analyze Hazard seismic in building engineering interests. One of common studies is PSHA method. The method calculates probability of earthquake that affects to certain area with average intensity and its return period during certain building service and consider some of uncertainty factors of earthquake. The Data of analysis is sourced from catalog of USGS, ISSC, EHB and ANNS that use Zmap software for analyzing data and Ez-Frisk 7.52 for probability calculation. The result of analysis show that the maximum acceleration of ground motion at the bedrock for Banten area are about 0.39-0.49 g in period T=0.0 second, 0.69-0.87 g in period T=0.2 second and 0.27-0.30 g in period T=1 second, for the exceeded probability is 2% in designe time period of 50 years or 2475 years in return period of earthquakes. Distribution of ground motion acceleration is interpreted in a regional seismic hazard map for province of Banten.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Gerakan Tanah; PSHA; Seismic Hazard;
Subjects: Earth Sciences
Geology of Asia
Geology of Asia > Seismography
Geology of Asia > Geology of Indonesia
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Fisika
Depositing User: Cece Solihin
Date Deposited: 26 Oct 2018 05:23
Last Modified: 26 Oct 2018 05:23
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/14414

Actions (login required)

View Item View Item