Hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku agresi pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2008

Akhir, Dikdik Juni (2013) Hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku agresi pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2008. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
1_abstrak.pdf

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
2_daftarisi.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
3_bab1.pdf

Download (325kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
4_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[img] Text (BAB III)
5_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (577kB)
[img] Text (BAB IV)
6_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)
[img] Text (BAB V)
7_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari penemuan peneliti mengenai tingginya agresi pada mahasiswa Psikologi UIN SGD Bandung angkatan 2008. Berdasarkan observasi, terdapat beberapa mahasiswa Psikologi UIN SGD Bandung angkatan 2008 cenderung melakukan tindakan agresi, bilamana sesuatu hal tidak sesuai dengan keinginan mereka. Dalam ranah kognitif seharusnya mahasiswa psikologi mampu untuk mengontrol emosi mereka, karena mereka mendapat pembelajaran mengenai aspek-aspek emosi dan cara meregulasi emosi di bangku perkuliahan. Dari segi usiapun seharusnya para mahasiswa Psikologi UIN SGD Bandung seharusnya mampu memberikan reaksi emosi yang tepat. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku agresi pada pengurus Mahasiwa Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2008. Individu dengan keterampilan emosional yang berkembang baik, maka ia akan mampu mengontrol emosinya yang disebabkan karena frustasi maupun karena amarah, yang secara tidak langsung dia juga akan mampu mengontrol dorongan untuk melakukan perilaku agresi. Sedangkan individu yang tidak dapat menahan kendali atas kehidupan emosionalnya akan merusak kemampuan untuk mengendalikan perilaku agresinya dan sulit untuk berpikir secara jernih. Berdasarkan pemikiran tersebut dapat diambil suatu hipotesis yaitu “Terdapat hubungan negatif antara kematangan emosi dengan agresi.” Rancangan yang digunakan adalah rancangan non-eksperimental dengan metode korelasional. Alat ukur yang digunakan adalah skala kematangan emosi (64 item) dan skala agresi (40 item). Alat ukur ini berskala likert, sehingga pengolahan datanya menggunakan Rank Spearman. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 52,5% pengurus memiliki tingkat kematangan emosi yang tinggi dan sebanyak 47,5% pengurus memiliki agresi yang rendah. Analisis korelasi menghasilkan koefesien korelasi sebesar rs = -0,521, artinya kematangan emosi berhubungan negatif dengan perilaku agresi. Tingginya kematangan emosi berhubungan dengan rendahnya agresi dan rendahnya kematangan emosi berhubungan dengan tingginya agresi pada mahasiswa Psikologi UIN SGD Bandung angkatan 2008.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: hubungan; kematangan emosi; perilaku agresi; mahasiswa;
Subjects: Sensory Perception, Movement, Emotions, Physiological Drives > Emotions and Feeling
Diseases > Disorders of Personality and Intellect
Divisions: Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi
Depositing User: Users 234 not found.
Date Deposited: 16 Jun 2016 02:33
Last Modified: 28 Jun 2019 08:18
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/1488

Actions (login required)

View Item View Item