Pandangan masyarakat terhadap stratifikasi sosial pekerja pabrik PT. Panfila Indosari di Kampung Nyalindung Kidul

Koswara, Adi Aang (2013) Pandangan masyarakat terhadap stratifikasi sosial pekerja pabrik PT. Panfila Indosari di Kampung Nyalindung Kidul. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (177kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (278kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (227kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)

Abstract

Dengan disahkannya UU ketenagakerjaan yang baru yaitu megenai tenaga kerja PKWT secara otomatis terjadi sebuah dekomposisi dan penggolongan pekerja kedalam golongan tertentu. Dan itu secara serta merta melahirkan strtifikasi sosial di tengah para pekerja itu sendiri, yang mana pekerja digolongakan ke dalam pekerja PKWT yaitu karyawan kontrak dan karyawan hairan lepas, dan juga pekerja PKWTT yaitu pekerja kurun waktu tidak tertentu atau dengan kata lain pekerja tetap. Kemudian sekat atau kelas pun begitu terlihat ketika terjadi suatu perbedaan menyangkut hal mengenai ketenagakerjaan, terutama terkait dengan kesejahteraan dan hak karyawan. Karyawan kontrak dan karyawan harian lepas dari segi upah kerja atau gaji relatif lebih rendah di bandingkan dengan karyawan kontrak. Dari pengkelasan dan dekompisisi yang terjadi kepada para pekerja menciptakan suatu sistem srtatifikasi sosial kepada pekerja itu sendiri. Dengan didasarkan dari latar belakang masalah diatas peneliti ingin meneliti bagaimana pandangan masyarakat terhadap stratifikasi sosial para pekerja pabrik di masyarakat. sehingga akan terlihat bentuk, sistem, fungsi, dan dampak yang ditimbulkan dari adanya isitem stratifikasi sosial yang baru di masyarakat itu sendiri. Peneliti menggunakan meteode kualitatif sebagai metode penelitian, dikarenakan metode kualitatif dapat mengeksplorasi gejala-gejala sosial yang terjadi di masyarakat secara lebih mendalam, dengan variabel dependennya yaitu sistem stratifikasi sosial, dan variabel independennya pandangan masyarakat, UU ketenagakerjaan, dan kebijakan perusahaan yang berkaitan dengan kesejahteraan karyawan atau pekerja, dan dianalisis dengan teori stratifika sosial, yang mana teori utamanya bertumpu pada teori dekomposisi tenaga kerja dan teori SR Parker mengenai stratifikasi sosial. Ketika terjadi sebuah sebuah sistem stratifikasi sosial yang terjadi kepada para pekerja atau pekerja ini secara otomatis ditransformasikan kedalam lingukngan sosial tempat pekerja itu tinggal dan bersosialisai yang didasarkan kepada status yang dimiliki oleh pekerja itu di tempat mereka bekerja. Masyarakat senantiasa menggolongakan anggota masyarakat ke dalam suatu golongan tertentu, yang mana setiap golongan memiliki perbedaan status yang dicerminkan dari prestise yang diberikan oleh setiap anggota masyarakat. Masyarakat akan secara otomatis menggolongakan masyarakat kedalam status yang lebih baik atau tinggi, ataupun sebaliknya. Dan secara serta merta ini melahirkan sebuah sistem stratifikasi yang baru dimasyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pekerja Pabrik; Stratifikasi Sosial;
Subjects: Communities > Community Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 13 May 2016 06:47
Last Modified: 02 Sep 2019 02:35
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/1489

Actions (login required)

View Item View Item