Estimasi nilai intensitas proses poisson periodik: Studi kasus pada antrian nasabah Bank BRI Cabang Ujung Berung Bandung

Sugianto, Agus Tinus (2012) Estimasi nilai intensitas proses poisson periodik: Studi kasus pada antrian nasabah Bank BRI Cabang Ujung Berung Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK & DAFTAR ISI)
2_abstrak&daftarisi.pdf

Download (355kB) | Preview
[img] Text (BAB I - BAB IV)
3_bab1sd4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pada umumnya penerapan proses Poisson di dunia nyata mengasumsikan bahwa banyaknya kejadian terhitung antara selang waktu yang panjang t, yang tidak saling tumpang tindih memiliki distribusi yang sama. Sehingga laju kejadian pada selang berapapun, yang dinotasikan λ, dianggap konstan (homogen). Secara teoritis proses Poisson ini disebut sebagai proses Poisson homogen. Tetapi dilain pihak sering dijumpai bahwa asumsi λ homogen sebenarnya kurang tepat. Laju kejadian terhitung antara dua selang waktu yang panjangnya t yang tidak saling tumpang tindih biasanya berupa fungsi dari waktu t, yang disebut fungsi intensitas λ(t). Proses Poisson ini disebut sebagai proses Poisson non homogen. Namun dalam kehidupan sehari-hari pada umumnya kedatangan pelanggan lebih tepat dianggap periodik. Sehingga fungsi intensitasnya adalah fungsi periodik dan prosesnya disebut proses Poisson periodik. I Wayan Mangku (2002) telah menemukan penaksir yang berguna untuk menaksir λ(t) dengan periode yang diketahui. Selain itu juga untuk mengetahui penerapan proses Poisson non homogen yang bersifat periodik dibandingkan dengan proses Poisson homogen, dilakukan analisis studi kasus pada antrian “Nasabah Bank BRI Cabang Ujung Berung Bandung� dimana periode waktu pelayanan yang ditentukan adalah 5 menit dan hasil yang akan ditentukan selain dari model antrian itu sendiri melainkan astimasi dari nilai intensitas lokal dan intensitas global dimana intensitas lokal merupakan rata-rata kelajuan dari dua sub interval sedangkan intensitas global merupakan rata-rata kelajuan dari keseluruhan sub interval. Dari hasil analisis ternyata model antrian yang diperoleh adalah Single Channel Multiserver (satu pelayanan beberapa server), distribusi waktu kedatangan adalah distribusi eksponensial dan nilai intensitas pelayanannya adalah 1 orang/menit. Ini membuktikan bahwa penaksir fungsi intensitas lokalnya sangat baik untuk jumlah pengamatan yang besar, yang berarti panjang interval pengamatan makin besar, dan nilai dari masing-masing intensitas lokal tiap periode pun tidak jauh dari nilai intensitas globalnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Intensitas Lokal; Poisson Periodik; Intensitas Global;
Subjects: Mathematics
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Matematika
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 16 May 2016 03:57
Last Modified: 08 Feb 2019 02:23
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/1518

Actions (login required)

View Item View Item