Pola Pembinaan Lembaga Sosial Terhadap Anak Berhadapan Dengan Hukum : Penelitian di Balai Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra (BRSMP) Cileungsi Bogor)

Mutiara, Dita (2017) Pola Pembinaan Lembaga Sosial Terhadap Anak Berhadapan Dengan Hukum : Penelitian di Balai Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra (BRSMP) Cileungsi Bogor). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (299kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (439kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (421kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (470kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB) | Request a copy

Abstract

Masa anak-anak merupakan masa yang penting dalam proses perkembangan fisik, mental dan psikososial. Bahkan masa tersebut sering dikatakan sebagai masa labil dan masih mencari identitas. Untuk itu peran orangtua sangat krusial pada masa-masa tersebut. Orangtua berperan sebagai pengasuh, pembimbing dan membantu mengarahkan anak untuk menjadi mandiri dan berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Jika peran ini terabaikan, tidak sedikit anak terlibat dalam berbagai permasalahan sosial seperti tindak kekerasan, narkoba, pencurian, pelecehan seksual, tawuran dan lain-lain. Akibatnya anak-anak berhadapan dengan hukum atau menjadi anak-anak bermasalah (ABH). Fokus penelitian ini yaitu meneliti tentang balai rehabilitasi yang menangani anak yang berhadapan dengan hukum. Penelitiannya di BRSMP Cileungsi Bogor. Ditempat ini, anak-anak se Jawa Barat yang memiliki masalah direhabilitasi untuk dipulihkan kembali agar mampu beradaptasi dengan masyarakatnya kelak. Penelitiannya tentang bagaimana program, pelaksanaan serta faktor penunjang dan penghambat Balai BRSMP di Cileungsi Bogor. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori tentang pembinaan dan rehabilitasi. Rehabilitasi sosial merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memulihkan atau refungsionalisasi kondisi fisik dan psikis anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Tujuannya adalah untuk membatu seseorang anak dalam memulihkan kepercayaan dirinya sendiri, sehingga dapat bertanggung jawab terhadap dirinya, keluarga, masyarakat atau lingkungan sosial dalam meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan ke arah kemandirian di dalam kehidupan bermasyarakat. Secara umum, penelitian ini menggunaka pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, dengan menekankan pada pemberian gambaran atau melukis jelaskan mengenai gejala-gejala yang terjadi dimasyarakat atau peristiwa yang paling aktual. Adapun langkah-langkah penelitiannya adalah dari menentukan metode, jenis data, sumber data, teknik pengumpulan data hingga teknik analisis data, dan diakhiri dengan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa program kegiatan pembinaan di BRSMP Cileungsi Bogor, yaitu ada 4 program utama yaitu (a). Program bimbingan fisik, (b). Program bimbingan Sosial, (c). Program bimbingan mental agama dan etika kepribadian, (d). Program bimbingan keterampilan, disesuaikan dengan minat dan bakat hasil assesment. Kemudian berkaitan dengan pelaksanaan program pembinaan di BRSMP Cileungsi Bogor, yaitu bahwa pelaksanaannya harus memperhatikan 4 hal yaitu materi, metode, media pengajaran, sikap pembimbing (guru), dan lingkungan (suasana belajar). Materinya disesuaikan dengan masing-masing program (materi bimbingan fisik, bimbingan sosial, bimbingan mental dan bimbingan ketrampilan). Metode dan medianya disesuaikan dengan materi (ada metode ceramah, diskusi, tanya jawab atau lainnya). Sikap pembimbing harus mencerminkan semangat, memotivator, ikhlas dan bekerjasama. Sedangkan faktor penunjang dan penghambat program pembinaan BRSMP adalah faktor penunjangnya yaitu Pertama. Fasilitas yang memadai. Kedua. Lingkungan yang baik, Ketiga. Program yang mendukung, Keempat. Adanya kerjasama. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu Pertama. Anak-anak yang belum terbiasa, Kedua. Kurangnya perhatian klien, Ketiga. Program yang tidak terealisasikan. Keempat. Kurangnya tenaga ahli dalam menangani klien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pembinaan; Lembaga Sosial; Hukum.
Subjects: Applied Psychology > Interpersonal Relations with Family Members
Applied Psychology > Interpersonal Relations with Friends and Neighbors
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Dita Mutiara Shakila
Date Deposited: 12 Oct 2018 07:42
Last Modified: 12 Oct 2018 07:42
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/15528

Actions (login required)

View Item View Item