Konsep tafakur sebagai metode meningkatkan keimanan: Studi Analisis Pemikiran Malik Badri

Ainni, Aqidatul (2018) Konsep tafakur sebagai metode meningkatkan keimanan: Studi Analisis Pemikiran Malik Badri. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (100kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (458kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (660kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (422kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB) | Request a copy

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman membuat iman manusia semakin terkikis dan membuatnya lalai akan hakikat diri. Dari pendekatan tasawuf menawarkan beberapa metode yang bisa digunakan dalam meningkatkan keimanan, salah satu diantaranya yaitu dengan bertafakur. Tafakur merupakan proses kegiatan berpikir secara mendalam yang melibatkan berbagai aspek dalam diri manusia. Dan iman adalah bentuk keyakinan yang bertempat di hati yang membutuhkan pembuktian dari perilaku. Segala bentuk perilaku adalah bersumber dari pikiran. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsep tafakur dari tokoh psikologi Islam bernama Malik Badri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yakni, studi kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan adalah buku-buku karya Malik Badri dan sumber lain yang berkaitan dengan tafakur dan keimanan. Hasil dari penelitian ini adalah konsep Malik Badri yang menawarkan tafakur sebagai metode yang bisa digunakan dalam meningkatkan keimanan, dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Penerapan tafakur Malik Badri bisa dilihat dari proses terapeutik yang digunakan, yaitu cognitive systematic desensitization. Tahapan tafakur menurut Malik Badri memiliki tiga fase yang saling terkait, yaitu: pertama, pengetahuan empiris; kedua, pengungkapan rasa kekaguman; dan terakhir, kekhusyukan. Setelah melalui ketiga proses tersebut seseorang akan mendapat bashirah atau syuhud (ketersingkapan). Dengan melalui ketiga tahapan tafakur seseorang akan lebih dekat dengan Allah, karena dari proses tafakur akan membuat seseorang sadar bahwa ia bukanlah apa-apa. Oleh sebab itu, rasa takut dan cinta kepada Allah akan bertambah dan hal tersebut dibuktikan dengan ketaatan atas segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tafakur; Keimanan; Psikologi; Malik Badri
Subjects: Psychology
Psychology > Psychologist
Religious Experiences
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: aqidah aqidah aqidatul ainni
Date Deposited: 15 Oct 2018 03:08
Last Modified: 15 Oct 2018 03:08
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/15600

Actions (login required)

View Item View Item