Peran masyarakat dalam menumpas Darul Islam di Majalaya Jawa Barat tahun 1949-1962

Pauji, Ahmad Taufik (2018) Peran masyarakat dalam menumpas Darul Islam di Majalaya Jawa Barat tahun 1949-1962. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (167kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (78kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB) | Request a copy

Abstract

Tahun 1949 Negara Islam Indonesia diproklamirkan oleh Kartosuwiryo, akibat dari kekecewaan terhadap perjanjian Renville yang memutuskan masyarakat berserta TNI di Jawa Barat harus hijrah ke Yogyakarta. Gerakan ini pada mulanya mendapat dukungan dari masyarakat, namun dari tahun ke tahun gerakan ini semakin radikal dengan cara melakukan penggarongan, pembakaran rumah, hingga pembunuhan. Hal itu membuat simpati masyarakat berkurang dan lebih memilih membantu TNI untuk menumpas gerombolan DI/TII yang telah melakukan kekacauan di berbagai wilayah termasuk Majalaya. Penelitian “Peran Masyarakat dalam Menumpas Darul Islam di Majalaya Jawa Barat 1962” bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial, keagamaan, ekonomi masyarakat Majalaya tahun 1949-1962, mengetahui awal kemunculan Darul Islam di Jawa Barat, kekacauan yang di lakukan DI/TII di Majalaya dan peran masyarakat dalam menumpas Darul Islam di Majalaya tahun 1949-1962. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah dengan melalui empat tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi, historiografi. Berdasarkan hasil penelitian peran masyarakat dalam menumpas Darul Islam yaitu : pertama, menghentikan pasokan makanan bagi gerombolan, yaitu suatu usaha untuk menghentikan pasokan makanan dengan cara mengungsi ke wilayah-wilayah yang dianggap aman sehingga gerombolan kehabisan perbekalan dan menyerahkan diri kepada pos-pos pertahanan terdekat. Kedua, laporan masyarakat tentang adanya keberadaan gerombolan di suatu wilayah sehingga memudahkan TNI untuk menumpasnya. Ketiga, mengikuti Operasi Pagar Betis merupakan usaha masyarakat menjadi benteng untuk menghalangi gerombolan yang akan turun gunung untuk mencari makanan ataupun kabur sehingga terpojok, kelaparan dan mempersempitt gerakan mereka, hal tersebut memudahkan TNI untuk menangkap Kartosuwiryo dan pengikutnya. Sehingga kunci sukses dalam operasi penumpasan DI/TII khususnya di Jawa Barat yaitu keterlibatan rakyat sipil khususnya masyarakat Majalaya sehingga kepungan terhadap DI/TII sangat rapat dan tak tertembus. Masyarakat juga ikut serta dalam bidang pengamanan, bantuan pemberitaan, perbekalan dan perawatan, bantuan secara langsung yang berarti keikutsertaan dalam bertempur. Sehingga masyarakat mempunyai peranan penting dalam melakukan penumpasan dan memulihkan kedaulatan NKRI.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Sejarah; Darul Islam; Majalaya; Jawa Barat
Subjects: History of Southeast Asia > History of Indonesia
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Ahmad Taufik Pauji
Date Deposited: 17 Oct 2018 04:02
Last Modified: 17 Oct 2018 04:02
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/15705

Actions (login required)

View Item View Item