Pengembangan lembar kerja berbasis inkuiri pada penentuan kadar bioetanol produk fermentasi dengan metode titrasi redoks

Halim, Yoshinta (2018) Pengembangan lembar kerja berbasis inkuiri pada penentuan kadar bioetanol produk fermentasi dengan metode titrasi redoks. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (351kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (523kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (545kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (330kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan penyusunan lembar kerja, menentukan hasil uji kelayakan dari lembar kerja, serta menghitung kadar bioetanol yang diperoleh produk fermentasi dengan metode titrasi redoks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu DBR (Design Based Research) berdasarkan pada tahapan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implement, Evaluations) tanpa menggunakan tahapan I dan E. Tampilan dalam lembar kerja memuat tahapan-tahapan inkuiri antara lain: orientasi masalah, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang percobaan, mengumpulkan data, menganalisis data, dan membuat kesimpulan. Hasil uji validasi menyatakan lembar kerja valid dan telah memenuhi syarat untuk digunakan dalam praktikum dengan nilai rhitung rata-rata sebesar 0,82 dan kriteria persentase sebesar 80,26%. Penentuan kadar bioetanol dari produk fermentasi seperti cuka apel, kefir whey, kefir kolostrum, dan fermentasi tetes tebu molase menghasilkan kadar masing-masing sebesar 0,30%; 0,74%; 0,72%; dan 0,77%. Salah satu faktor yang mempengaruhi perbedaan kadar bioetanol masing-masing sampel adalah nilai pH-nya. Berdasarkan hasil penelitian, lembar kerja siap digunakan pada praktikum kimia analitik II untuk materi titrasi redoks.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: lembar kerja; inkuiri; bioetanol; titrasi redoks;
Subjects: Education, Research
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Kimia
Depositing User: yoshinta halim
Date Deposited: 25 Oct 2018 06:49
Last Modified: 25 Oct 2018 06:49
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/16125

Actions (login required)

View Item View Item