Pengaruh pemberian pakan dengan frekuensi yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan tawes (puntius javanicus)

Octaviani, Dini (2014) Pengaruh pemberian pakan dengan frekuensi yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan tawes (puntius javanicus). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (105kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
4_BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB)
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (22kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (30kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan menghasilkan tingkat kematian yang rendah bagi benih ikan tawes (Puntius javanicus). Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung selama 30 hari. Ikan yang digunakan adalah 0,87 dan panjang ± 3- 4 cm dengan padat tebar 10 ekor/akuarium. Wadah pemeliharaan berupa akuarium kaca dengan volume air 10 L dilengkapi dengan aerasi. Untuk menjaga kualitas air setiap hari akuarium disipon. Perlakuan adalah pemberian frekuensi pakan yang berbeda yaitu perlakuan A (2 kali sehari), B (4kali sehari) dan C (6 kali sehari). Parameter yang diamati meliputi. pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan bobot harian, panjang mutlak, efisiensi pakan, kelulushidupan dan kualitas air. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali perlakuan dan 3 kali ulangan. Analisis data dengan uji oneway ANOVA. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perlakuan B memberikan hasil bobot mutlak tertinggi sebesar 1,21 g/ekor, perlakuan C sebesar 0,95 g/ekor dan terendah perlakuan A sebesar 0.90 g/ekor. Pertumbuhan bobot harian tertinggi pada perlakuan B 4,63%, perlakuan C sebesar 3,63% dan terendah pada perlakuan A sebear 3,43%. Panjang mutlak tertinggi yaitu pada perlakuan B sebesar 1,27, diikuti perlakuan C sebesar 1,13 cm dan terendah yaitu perlakuan A sebesar 0,79 cm. Efisiensi pakan tertinggi pada perlakuan B sebesar 8,5% diikuti oleh perlakuan C sebear 7,1 dan terendah pada perlakun A sebesar 6%, Mortalitas tertinggi terjadi pada perlakuan B sebesar 67% diikuti perlakuan C sebesar 50% dan terendah terjadi pada perlakuan A sebesar 37%. pH air selama penelitian adalah 6,5 – 7,2, DO terlarut sebesar 5-6 mg/l, amoniak 0,0-4 mg/l suhu mencapai 24-260C.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Biology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 12 Nov 2018 18:12
Last Modified: 12 Nov 2018 18:12
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/16575

Actions (login required)

View Item View Item