Penafsiran ayat-ayat amanah menurut Sayyid Quthb dalam Tafsir Fi zhilalil Qur’an.

Hambali, Imam (2014) Penafsiran ayat-ayat amanah menurut Sayyid Quthb dalam Tafsir Fi zhilalil Qur’an. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (494kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (695kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (842kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (303kB)

Abstract

Menurut pandangan Islam amanah itu mempunyai arti yang sangat luas, mencakup berbagai arti, namun titiknya yaitu bahwa orang harus mempunyai rasa tanggungjawab terhadap apa yang dipikulkan di atas pundaknya. Amanah yang dipikul manusia menurut Sayyid Quthb terbatas pada tugas-tugas keagamaan. Hal ini menurut Sayyid Quthb merupakan kewajiban setiap manusia yang demikian berat di atas pundaknya, akan tetapi menjadi sebuah bentuk kemulian di sisi Allah dan juga pembeda antara manusia dengan makhluk yang lainnya. Sehingga makhluk selain manusia tidak berani menerima dan memikul amanah tersebut.Dari sekian banyak pendapat para mufassir tentang amanah, ada di antaranya yang mengartikan bahwa amanah adalah kesetiaan, ketulusan hati, kepercayaan atau kejujuran (kebalikan dari khianat), bertanggung jawab dan sebaginya. Tergambarkan pula di dalam al-Qur’an bahwa amanah ini erat hubungannya dengan penunaian tanggung jawab, yakni seorang hamba terhadap Tuhannya, sesama hamba, dan hamba terhadap dirinya sendiri. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana konsep amanah dalam al-Quran menurut penafsiran Sayyid Quthb dalam tafsir Fi Zhilal Qur’an. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penafsiran Sayyid Quthb tentang ayat-ayat yang berkaitan dengan amanah dalam tafsir Fii Zhilalil Qur’an. Adapun langkah-langkah penelitian ini adalah menentukan metode penelitian, sumber data dan analisis data. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif dan content analysis artinya penulis meneliti teks al-Qur’an dengan memakai kajian Ilmu Tafsir. Dalam prosesnya penelitian ini difokuskan pada penelaahan dan kajian terhadap penafsiran atas ayat-ayat al-Qur’an oleh ahli tafsir dalam karya tafsirnya, serta literatur-literatur yang ada kaitannya dengan pembahasan penelitian ini. Adapun sumber data primer dalam penyusunan skripsi ini adalah tafsir Fii Zhilalil Qur’an. Sedangkan sumber sekundernya adalah buku-buku atau literatur-literatur yang ada hubungannya dengan penelitian. Berdasarkan pada ayat-ayat yang dikemukakan tentang amanah, maka dapat disimpulkan bahwa amanah menurut Sayyid Quthub adalah sebuah tugas dari Allah yang menjadi sebuah kewajiban besar bagi manusia yang harus dipikul serta ditunaikan sebagai bukti atas keimanan mereka kepada Allah SWT.Sehingga lahir sikap pada diri manusia dengan adanya amanah tersebut, bahwa tujuan Allah memberikan amanah kepada manusia adalah untuk menegakkan agama Allah di muka bumi. Dengan demikian lahirlah bentuk-bentuk dari amanah itu sendiri, seperti: menerima dan memlihara akidah, iman kepada Allah, menata urusan dengan benar, jihad, dakwah dan lain-lain.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Amanah; Sayyid Quthb; Tafsir fi zhilalil;
Subjects: Islam > Interpretation and Criticism of Koran
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tafsir Hadits
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 19 Nov 2018 04:09
Last Modified: 19 Nov 2018 04:09
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/16655

Actions (login required)

View Item View Item