Pengaruh 2,4-D (2,4-dichlorophenoxyacetic acid) dan BAP (benzylaminopurine) terhadap induksi kalus tanaman nilam aceh (pogostemon cablin benth) secara in verto

Nurrasyid, Naufal Hakim (2016) Pengaruh 2,4-D (2,4-dichlorophenoxyacetic acid) dan BAP (benzylaminopurine) terhadap induksi kalus tanaman nilam aceh (pogostemon cablin benth) secara in verto. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (326kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (313kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (515kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB)
[img] Text (BAB IV)
7BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB)
[img] Text (BAB V)
7_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)

Abstract

Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri. Minyak atsiri pada nilam mempunyai banyak manfaat dalam bidang industri. Perbanyakan tamanan nilam secara alami memerlukan waktu yang lama. Salah satu metode perbanyakan dengan waktu yang cepat yaitu dengan cara kultur jaringan. Salah satu nya melalui induksi kalus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi zat pengatur tumbuh 2,4-D dan BAP terhadap induksi kalus tanaman nilam dengan parameter pengamatan saat muncul kalus, berat segar kalus dan morfologi kalus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor 2,4-D : 0 ppm ; 0,25 ppm ; 0,5 ppm ; 0,75 ppm ; 1,0 ppm dan konsentrasi BAP : 0 ppm ; 0,5 ppm ; 1,0 ppm semua perlakuan dilakukan sebanyak tiga ulangan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan ANOVA dengan uji Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi konsentrasi 2,4-D 0,25 ppm dan BAP 0,5 ppm merupakan kombinasi konsentrasi yang paling optimal untuk saat muncul kalus yaitu lima Hari Setelah Tanam (HST) dan berat basah kalus yaitu 0,346 g. Kalus yang dihasilkan berwarna hijau kecoklatan dengan tekstur kalus kompak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: 2,4-D; BAP; kalus; minyak atsiri; tanaman nilam;
Subjects: Biology
Biology > Data Processing and Analysis of Biology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 28 Nov 2018 02:42
Last Modified: 28 Nov 2018 02:42
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/16846

Actions (login required)

View Item View Item