Studi Komparatif Mengenai Pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Syafi’i Dalam Ketentuan Hukum Waris Kakek Bersama Saudara Relevansinya dengan Konsistensi Ijtihad Masing-masing

Aen, Nurul (2014) Studi Komparatif Mengenai Pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Syafi’i Dalam Ketentuan Hukum Waris Kakek Bersama Saudara Relevansinya dengan Konsistensi Ijtihad Masing-masing. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_daftar isi.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_bab 1.pdf

Download (401kB) | Preview
[img] Text
5_bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (890kB)
[img] Text
6_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text
7_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (391kB)
[img] Text
8_bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB)
[img]
Preview
Text
9_daftar pustaka.pdf

Download (153kB) | Preview

Abstract

Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i berbeda pendapat tentang ketentuan hukum waris kakek bersama saudara. Menurut pendapat Imam Abu Hanifah , apabila kakek bercampur bersama saudara sebagai ahli warits, maka kakek meghijab total saudara dalam mendapatkan warisan, karena kakek hukumnya seperti bapak sewaktu bapak tidak ada. Sedangkan menurut pendapat Imam al-Syafi’i , bila kakek bercampur bersama saudara sebagai ahli warits, maka kakek tidak dapat menghijab saudara dalam mendapat warisan, karena posisi kakek dan saudara memiliki derajat yang sama terhadap yang meninggal sama-sama dipertemukan melalui bapak, akan tetapi kakek dapat mengambil bagian yang lebih menguntungkan, sepertiga, seperenam atau muqasamah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode istinbath hukum yang digunakan Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i dalam menetapkan ketentuan hukum warits kakek bersama saudara. Disamping itu, untuk mengetahui pula persamaan dan perbedaan, juga sebab-sebab perbedaannya antara metode istinbath hukum Imam Abu hanifah dan Imam al-Syafi’i dalam menetapkan hukum waris kakek bersama saudara, serta untuk mengetahui relevansinya dengan Konsistensi ijtihad masing-masing. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah bahwa perbedaan pendapat yang terjadi dikalangan ulama fiqh seperti Imam Abu hanifah dan Imam al-Syafi’i adalah sebagai akibat perbedaan metode istinbath hukum yang diterapkan. Penggunaan metode istinbath dalam prakteknya adalah ber-istidlal, yakni menetapkan dalil hukum, yang dibingkai dalam dua macam dalil, yakni dalil normatif (al-Quran dan al-Sunnah), dan dalil metodologis seprti qiyas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode book survey atau library reseach. Metode ini digunakan karena penelitian bersifat normatif, terhadap kitab-kitab fiqh yang memuat hasil pemikiran hukum Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i , yang menjadi sumber data dengan kategori utama dan penunjang. Sumber data utama yaitu al-Mabsuth dan al-Umm. Adapun sumber data penunjang diantaranya al-Madzahib al-Arba’ah, Mijan al-Kubra, Bidayatul Mujtahid dan bugiyyat al-Mustarsyidin. Data yang ditemukan menunjukan bahwa metode istinbath hukum Imam Abu Hanifah dan Imam al-Syafi’i dalam menetapkan ketentuan hukum warits kakek bersama saudara adalah ijtihad dengan sandaran qiyas. Namun dalam penerapannya terjadi perbedaan qiyas diantara keduanya. Imam Abu hanifah menggunakan qiyas jali atau qiyas musyawi. Sehingga kebersamaan kakek dengan ayah diberi hukum permanen , kakek dapat menghalang saudara setara total. Sedangkan Imam al-Syafi’i menggunakan qiyas khafi atau qiyas adwan. Sehingga kebersamaan kakek dengan saudara tidak seperti ayah, akan tetapi bersama-sama mendapat warisan, oleh karena kedekatan keduanya sama dipertalikan melalui ayah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: waris, imam abu hanifah
Subjects: Islam > Islam and Economics
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Zulfa Sofyani Putri
Date Deposited: 28 Nov 2018 06:30
Last Modified: 28 Nov 2018 06:30
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/17040

Actions (login required)

View Item View Item