Penegakan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan di Kabupaten Sukabumi Tahun 2011-2015

Bahrudin, Bahrudin (2017) Penegakan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan di Kabupaten Sukabumi Tahun 2011-2015. doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (418kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (682kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (914kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB)

Abstract

INDONESIA Penelitian ini dilatar belakangi menurunnya angka pencatatan perkawinan dan perceraian di Kabupaten Sukabumi yang kurang relevan dengan keadaan demografi kabupaten Sukabumi.Salah satu penyebab terpenting adalah penegakan hukum yang kurang berwibawa.Hukum yang baik adalah hukum yang sistematis dan ditegakan secara adil,penegak hukum berwibawa, sarana prasarana mendukung,serta ketaatan hukum masyarakat tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui relevansi Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kinerja penegak hukum perkawinan dan kesadaran ketaatan hukum masyarakat dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan di Kabupaten Sukabumi tahun 2011-2015. Metode penelitian menggunakan metode yuridis normative dengan sumber bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 dan ayat-ayat Al-qur’an dan Hadist, kaidah fiqh dan ushul fiqh serta pendapat ahli hukum Islam yang berkaitan dengan penegakan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan.Teori yang digunakan yaitu teori hukum alam (grand theory), teori sistem hukum (middle theory) dan teori maqashid al-syari’ah (apply theory). Hasil penelitian disimpulkan: secara umum pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan di Kabupaten Sukabumi tahun 2011-2015 adalah memelihara agama, keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum masyarakat, adapun secara khusus: pertama Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan masih memenuhi harapan masyarakat tetapi perlu penyempurnaan yang relevan dengan keadaan zaman mencakup konten pasal tertentu seperti ketentuan persyaratan batas minimal umur calon pengantin dan tindak pidana pelaku perkawinan terlarang, kedua ditemukan hambatan-hambatan diantaranya: keadaan geografis, SDM kurang memadai, penegakan aturan belum sepenuhnya, akses pelayanan, biaya mahal, pengetahuan masyarakat masih kurang. Saran hasil penelitian:Meningkatkan sosialisasi, melakukan sidang keliling daerah, meningkatkan pelayanan terpadu itsbat nikah, meningkatkan pencatatan perkawinan, meningkatkan sistem manegmen informasi perkawinan terpadu, membina ketahanan perkawinan dan meningkatkan anggaran serta pemberdayaan lembaga/organisasi sosial di masyarakat. ENGLISH This reseach is backgrounded by the descreasing of marriage and divorcing registration number in Sukabumi Regency wich is less relevant with the demographical condition of Sukabumi Regency. On of most important reason is less powerful law enforcement. The good law is a systematics one and is enforced with fair, charismatic law appartus, supporting infrasructure, and people’s high obedience to the law. This research is intended to know the relevancy between the law Number 1 year 1974 on marriage affairs and the law number year 2002 abaut children and women protection as well as the law number .. year 2003 on violence in houssehold, the work ethos of marriage law apparatus and awareness of people’s obedience to the law in the implementation of law number 1 year 1974 on Marriage Affairs in Sukabumi Regency in 2011-2015. The method being used in this research is the normative juridical method, meanwhile the theoris are the teory of natural law (grand theory), law syistem theory (middle theory), and maqashid al-syari’ah/goal of Islamic law theory (apply theory). Based on the result ofthe research, it could be concluded that in general, the implementation of law number 1 year a974 on Marriage Affairs in Sukabumi Regency in 2011-2015 was maintaining religion, justice, advantageous and people law certainty. While in particular, Firs, law number 1 year 1974 on Marriage Affairs was still fulfilling people’s expectation but needs improving to make it relevant with condition of era including the content of certain chapters, such as the determination of munimum limit of thr brideor bridegroom candidate’s age and criminal act of forbidden marriage doer, second, found out some obstructions in implementing this law, namely the geographical condition, insufficient human resources, not fully rule enforcement yet, service access, high cost and less knowledge of people. The suggestion the research result: Increasing the socialization, carrying out the meeting session around the district, registering the marriage based on the rule, building the marriage resistace and increasing the budget as well as empowering Social Institution/Organization of society.

Item Type: Thesis (doktoral)
Uncontrolled Keywords: Penegakan; Kepastian Hukum; Kemanfaatan dan Keadilan
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam
Divisions: Pascasarjana Program Doktor > Program Studi Hukum Islam
Depositing User: Users 11 not found.
Date Deposited: 10 Dec 2018 09:13
Last Modified: 10 Dec 2018 09:13
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/17291

Actions (login required)

View Item View Item