Peranan perempuan dalam periwayatan Hadits: Studi tentang Latha<if Isna<d al-Mar’ah dalam Kitab Usud al-Gha<bah fi Ma‘rifat al-Shaha<bah karya Ibn al-Atsi<r

Ismalasari, Neng Via (2013) Peranan perempuan dalam periwayatan Hadits: Studi tentang Latha<if Isna<d al-Mar’ah dalam Kitab Usud al-Gha<bah fi Ma‘rifat al-Shaha<bah karya Ibn al-Atsi<r. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (346kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (614kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (586kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (526kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB)

Abstract

Di antara permasalahan yang semakin hangat diper-bincangkan adalah mengenai eksistensi atau keberadaan perempuan yang sering kali menimbulkan multi persepsi. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa peranan perempuan yang terbesar adalah berada dalam lingkungan keluarga, karena peran perempuan dalam keluargalah yang mampu melahirkan para imam seperti Ima>m Syafi‘i>, Ima>m Ahmad, al-Bukha>ri dan lain-lain. Bahkan, muncul hal yang sangat menarik untuk ditelusuri yakni mengenai kiprah kaum perempuan dalam periwayatan hadi>ts. Tidak banyak orang tahu bagaimana besarnya kontribusi perempuan dalam periwayatan hadi>ts. Padahal, jika ditilik lebih jauh peran perempuan dalam periwayatan hadi>ts dapat dibilang cukup signifikan, terutama dari kalangan shaha>biyya>h yang hidup sezaman dengan Nabi Muhammad Saw. Bahkan, sampai pada thabaqah tabi‘i>n dan atba‘ al-tabi‘i>n. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana rangkaian dan tema-tema hadi>ts yang sanadnya termasuk ke dalam sanad Latha>if Isna>d al-Mar’ah serta biografi dan penilaian para ulama terhadap periwayat perempuan yang terdapat dalam rangkaian sanad Latha>if Isna>d al-Mar’ah. Terdapat tiga unsur pokok dalam sebuah hadi>ts, salah satunya yaitu sanad. Dalam ilmu hadi>ts, sanad merupakan neraca untuk menimbang shahi>h atau tidaknya suatu hadi>ts. Sanad memiliki kedudukan yang sangat penting, karena hadi>ts yang diriwayatkan akan mengikuti siapa yang meriwayatkannya. Bahkan, suatu periwayatan hadi>ts dapat diketahui mana yang dapat diterima atau ditolak salah satunya dilihat dari segi sanad. Metode penelitian yang digunakan untuk membahas permasalahan ini adalah metode deskriptif yang memfokuskan pada Content Analysis untuk menganalisis para shaha>biyya>h yang memiliki jalur periwayatan perempuan yang sampai pada thabaqah atba‘ al-tabi‘i>n (Latha>if Isna>d al-Mar’ah) dalam kitab Usud al-Gha>bah fi Ma‘rifat al-Shaha>bah. Obyek kajiannya difokuskan kepada rawi (periwayat) perempuan yang menerima riwayat dari guru perempuan dan meriwayatkannya kepada murid perempuan (hadi>ts dengan para periwayat seluruhnya perempuan yang dimulai dari thabaqah shaha>biyya>h sampai kepada thabaqah atba‘ al-tabi‘i>n atau sampai pada masa Imam Ma>lik bin Anas r.a.). Dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kitab Usud al-Gha>bah fi Ma‘rifat al-Shaha>bah terdapat empat shaha>biyya>h yang memiliki jalur periwayatan perempuan yang sampai pada thabaqah atba‘ al-tabi‘i>n (Latha>if Isna>d al-Mar’ah), mereka adalah Shaha>biyyah Ummu Haki>m binti Wadda>’ al-Khuza‘iyyah r.a. memiliki satu jalur periwayatan, Shaha>biyyah ‘A<isyah r.a. memiliki tiga jalur periwayatan, Shaha>biyyah Ummu Habi>bah r.a. memiliki satu jalur periwayatan dan Shaha>biyyah Ummu Salamah r.a. memiliki satu jalur periwayatan. Dari seluruh periwayat hadi>ts perempuan tersebut, pada dasarnya mereka memiliki hubungan kekerabatan sehingga para ulama menilai bahwa periwayatan mereka memenuhi salah satu syarat ke-shahi>h-an isnad, yaitu ittishal sanad (ketersambungan sanad; baik hubungan antara guru dan murid atau hubungan ke-sezamanan).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Peran Perempuan; Tafsir;
Subjects: Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tafsir Hadits
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 12 Dec 2018 04:43
Last Modified: 21 Aug 2019 02:28
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/17372

Actions (login required)

View Item View Item