Proses pembelajaran sumber-sumber pengetahuan keagamaan di pesantren: penelitian pada Pesantren Al-Masthuriyah - Sukabumi, Miftahul Huda - Tasikmalaya dan Al-Ittifaq - Bandung

Machendrawaty, Nanih (2016) Proses pembelajaran sumber-sumber pengetahuan keagamaan di pesantren: penelitian pada Pesantren Al-Masthuriyah - Sukabumi, Miftahul Huda - Tasikmalaya dan Al-Ittifaq - Bandung. doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (513kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (651kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (54kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)

Abstract

INDONESIA Studi ini dilatarbelakangi oleh fakta yang ditemukan di lingkungan pesantren mengenai sumber-sumber pengetahuan keagamaan yang digunakan dalam proses pembelajaran, sehingga terdapat kecenderungan terhadap hasil yang diperoleh setelah dilakukan proses pembelajaran. Melihat dinamika pesantren sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pesantren dituntut untuk menyuburkan literatur yang digunakan. Oleh karena itu diperlukan sumber-sumber yang relevan dan menguatkan dalam upaya terpeliharanya proses pembelajaran yang dinamis. Bertitik tolak dari hal di atas, maka untuk menyederhanakan pembahasan dalam penelitian disertasi ini penulis merumuskan judul “Proses Pembelajaran Sumber-sumber Pengetahuan Keagamaan di Pesantren (Penelitian pada Tiga Pesantren di Jawa Barat)”. Adapun tujuan dari penelitian ini terkait dengan beberapa masalah yang dirumuskan, yakni: (1) Untuk mengetahui sumber-sumber pengetahuan keagamaan yang digunakan di pesantren sebagai bahan rujukan utama dalam proses pembelajaran. (2) Untuk mengetahui proses pembelajaran sumber-sumber pengetahuan keagamaan di pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan historis dan hermeneutik. Penelitian ini berusaha mendeskripsikan mengenai sumber-sumber pengetahuan keagamaan yang digunakan pada ketiga pesantren dalam proses pembelajaran. Hasil dari penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut: (1) Sumber-sumber pengetahuan keagamaan yang digunakan di pesantren sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran adalah al-Quran, Hadits dan hasil Ijtihad serta pemahaman kiai mengenai sumber-sumber pengetahuan tersebut, literatur yang digunakan masing-masing pesantren pada proses pembelajaran berupa kitab turast beraliran paham salafiah. (2) proses pembelajaran sumber-sumber pengetahuan keagamaan di pesantren dilakukan berdasarkan jenjang kelas peserta didik, yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta didik (santri) dalam memahami sumber-sumber pengetahuan Selanjutnya, rekomendasi yang diajukan terkait permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) sumber-sumber pengetahuan keagamaan memerlukan kajian yang lebih intensif 2) dalam dunia pendidikan baik formal maupun non formal, budaya literasi sebaiknya menjadi hal yang diperhatikan karena hal ini yang akan menjadi tolak ukur terciptanya sebuah iklim akademis 3) tantangan yang dihadapi oleh pondok pesantren semakin hari semakin besar, kompleks dan mendesak sebagai akibat semakin meningkatnya kebutuhan pembangunan dan kemaju¬an ilmu pengetahuan dan teknologi 4) perguruan tinggi Islam sepatutnya ikut bertanggungjawab dalam perkembangan kajian-kajian sumber pengetahuan keagamaan menyangkut kecanggihan metodologi/ pengembangan materi yang lebih baik. ENGLISH This study is motivated by the facts that found in Islamic boarding schools regarding religious knowledge resources used in the interaction. Thus, there is a tendency to the results obtained after the interaction. Observing the dynamics of Islamic Boarding School as development centers, they are required to enrich the literature used. Therefore, we need relevant and strengthen resources as an effort for keeping a dynamic of interaction. Based on the foregoing study, the present writer would like to simplify the discussion in this dissertation by the title "Interaction of Religious Knowledge Sources in Islamic Boarding School (Research on Three Islamic Boarding School in West Java)". The objectives of this study are related to some problems that formulated: (1) To know the religious knowledge sources that used in boarding schools as the main reference material in the interaction. (2) To know the interaction of religious knowledge sources in boarding schools. The method that used in this study is qualitative with hermeneutic and historical approach. This study sought to describe the sources of religious knowledge that used in interaction at three Islamic Boarding Schools. The results of this study can be described as follows: (1) The sources of religious knowledge that used at boarding schools as teaching materials in the learning process are Koran, Hadith, the results of Ijtihad and the understanding kiai about sources of religious knowledge itself, the literature used in each boarding schools on the interaction is kitab turas, which salafiyah homage. (2) Interaction process of religious knowledge sources in boarding schools are based on grade level learners, tailored to the level of ability of learners (students) to understand the sources of religious knowledge. The proposed recommendations according to the problems in this study are: 1) The religious knowledge resources require more intensive study. 2) In both formal and non-formal education, literate culture should be considered because it will become the benchmark creation of academic climate 3) The challenges faced by Islamic Boarding School increasingly large, complex and urgent as a result of the increasing needs of development of science and technology. 4) Islamic universities should be responsible in participate the development of studies regarding the religious knowledge resources related to the sophistication of methodology / development of better material

Item Type: Thesis (doktoral)
Uncontrolled Keywords: Sumber-sumber pengetahuan keagamaan
Subjects: Knowledge
Islam > Islamic Religious Education
Educational Institutions, Schools and Their Activities
Divisions: Pascasarjana Program Doktor > Program Studi Pendidikan Islam
Depositing User: Users 11 not found.
Date Deposited: 19 Dec 2018 01:54
Last Modified: 19 Dec 2018 01:54
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/17560

Actions (login required)

View Item View Item