Peranan bimbingan individu dalam meningkatkan Kemampuan bersosialisasi siswa minder: penelitian di Mts Negeri 3 Cikembar Sukabumi

Rahmah, Siti (2018) Peranan bimbingan individu dalam meningkatkan Kemampuan bersosialisasi siswa minder: penelitian di Mts Negeri 3 Cikembar Sukabumi. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (419kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (464kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (618kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB 1.pdf

Download (667kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (678kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (699kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (627kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (482kB) | Request a copy

Abstract

Kemampuan bersosialisasi merupakan kemampuan yang dibutuhkan oleh para peserta didik. Dengan kemampuan bersosialisasi berarti peserta didik, ia dapat menghadapi masalah/ problem pribadinya serta mampu bersosialisasi dengan temannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1)kemampuan bersosialisasi peserta didik, 2) pola bimbingan individu untuk mengatasi masalah/problem peserta didik, 3)menggambarkan kemampuan menghadapi problem dan memperbaiki hubungan hasil bimbingan individu dalam mengatasi masalah/problempeserta didik MTs Negeri 3 Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data berupa observasi, analisis dan wawancara langsung dengan beberapa peserta didik, kepala Madrasah dan Guru Bimbingan Karir, juga memberikan gambaran sesuai fakta lapangan mengenai bimbingan individu untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi siswa minder di MTs Negeri 3 Sukabumi. Dalam kenyataan di lapangan, ditemukan peserta didik yang bermasalah dalam kemampuan bersosialisasi, oleh karena itu diperoleh bimbingan yang mampu mengangkat kemampuan bersosialisasi peserta didik. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa kondisi kemampuan bersosialisasi siswa mindermasih kurang baik jika dilihat Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, layanan bimbingan individu yang diberikan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Sukabumi cukup baik, adanya perubahan sikap bersosialisasi peserta didik yang sesuai dengan aspek kemampuan bersosialisasi lebih meningkat. Pada aspek Kemampuan memotivasi diri sendiri ketika mereka dihadapkan dengan problem-problem yang melanda dirinya peserta didik memili kemampuan mencari tempat yang tenang sambil berdzikir dan berdoa, mencari tahu apa sebab permasalahan. Pada aspek ketahanan menghadapi frustasi, peserta didik bisa mengendalikan emosi agar tidak berkembang kearah negatif, memahami pentingnya pengenalan diri melalui pemikiran yang jernih untuk menyadari perasaan diri sepenuhnya, tidak tenggelam dalam permasalahan serta tidak mudah pasrah. Pada aspek Kemampuan mengendalikan dorongan hati yang negatif dan tidak melebihlebihkan kesenangan, peserta didik memiliki kematangan berpikir anak melalui kemampuan nalar, memiliki kematangan berpikir anak melalui isyarat-isyarat emosional, mencari tempat yang suci untuk merenungkan masalah/persoalan yang terjadi, mencari faktor penyebab munculnya masalah/persoalan. Pada aspek kemampuan menjaga suasana hati dan menjaga agar beban stres tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, berempati, dan berdo’a, peserta didik memiliki amarah yang stabil, tidak kecemasan, tidak depresi, tidak mengalami gangguan emosional yang berlebihan. Pada aspek kemampuan tegur sapa, peserta didik memiliki kemampuan untuk menyapa orang lain, memiliki kemampuan menjawab sapaan orang lain. Pada aspek kemampuan menambah jumlah pertemanan, peserta didik memiliki kemampuan mencari teman yang baru, siswa memiliki kemampuan untuk menerima pertemanan dari orang lain. Pada aspek kemampuan menjaga pertemanan, siswa memiliki kemampuan agar pertemananya langgeng. Dan pada aspek kemampuan memperbaiki konflik dengan teman, siswa memiliki kemampuan untuk meminta maaf kepada temannya apa bila terjadi perselisihan, memiliki kemampuan untuk menerima maaf dari temannya apa bila terjadi perselisihan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Individu; Kemampuan Bersosialisasi; Siswa Minder
Subjects: Educational Institutions, Schools and Their Activities
Educational Institutions, Schools and Their Activities > Student Guidance and Counseling
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: siti rahmah
Date Deposited: 26 Dec 2018 02:30
Last Modified: 26 Dec 2018 02:30
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/17663

Actions (login required)

View Item View Item