Pengaruh jumlah pembiayaan musyarakah terhadap tingkat Non Performing Financing (NPF) di Bank Syariah Mandiri

Hardianty, Feby Dwi (2014) Pengaruh jumlah pembiayaan musyarakah terhadap tingkat Non Performing Financing (NPF) di Bank Syariah Mandiri. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (26kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (36kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4BAB I.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (580kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (393kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (696kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (135kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)

Abstract

PT. Bank Syariah Mandiri merupakan salah satu perbankan syariah dengan asset terbesar di Indonesia. Permasalahan yang dianalisis dalam penelitian ini adalah meningkatnya tingkat Non Performing Financing di Bank Syariah Mandiri dua tahun terakhir. Kenaikan tersebut menunjukan adanya kinerja yang bermasalah dalam pembiayaan. Pembiayaan memang tidak akan lepas dari resiko, semakin banyak pembiayaan semakin besar pula resiko pembiayaan bermasalah itu sendiri. Salah satunya yang terjadi pada pembiayaan musyarakah. Alasan pembiayaan musyarakah pun karna saat tingkat non performing financing meningkat itu bersamaan dengan meningkatnya pembiayaan musyarakah di Bank Syariah Mandiri. Dengan latar belakang masalah yang ada, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah pembiayaan musyarakah (2) mengetahui tingkat non performing financing (NPF) (3) seberapa besar pengaruh jumlah pembiayaan musyarakah terhadap tingkat non performing financing (NPF) Di Bank Syariah Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Obyek penelitian ini adalah data keuangan yang diperoleh melalui situs resmi Bank Syariah Mandiri. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, korelasi pearson product moment, koefisien determinasi dan uji hipotesis (uji t) dengan bantuan SPSS 20.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Pembiayaan Musyarakah di Bank Syariah Mandiri dari tahun 2009 - 2013 mengalami kenaikan dan penurunan secara fluktuatif. Perkembangan tertinggi terjadi pada tahun 2010 yaitu sebesar 18,17 %. Tingkat Non Performing Financing di PT. Bank Syariah Mandiri mengalami penurunan (membaik) pada tahun 2011 yaitu sebesar 2,42%. Berdasarkan Surat Edaran kepada Semua Bank Berdasarkan Prinsip Syariah di Indonesia No 9/24/DPbs tahun 2007 tentang kriteria penilaian peringkat Non Performing Financing menunjukan bahwa tingkat Non Performing Financing Bank Syariah Mandiri berada pada kategori sehat, yaitu NPF < 5%. Ini berarti Bank Syariah Mandiri dapat mengatasi pembiayaan bermasalahnya dengan baik. Dari hasil perhitungan menunjukan Pembiayaan Musyarakah ini memiliki hubungan yang searah terhadap Non Performing Financing dan memiliki kepengaruhan yaitu sebesar 61%. Dan thitung < ttabel yaitu 2,168 < 3,18. Artinya H0 diterima dan Ha ditolak, ini menjelaskan bahwa Pembiayaan Musyarakah tidak berpengaruh signifikan terhadap Non Performing Financing. Maka faktor lain sebanyak 39% lah yang mempengaruhi tingkat Non Performing Financing di Bank Syariah Mandiri yang tidak diteliti pada penyusunan ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pembiayaan Musyarakah; Non Performing Financing;
Subjects: General Management > Financial Management
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Manajeman Keuangan Syariah
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 04 Jan 2019 02:32
Last Modified: 04 Jan 2019 02:32
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/17817

Actions (login required)

View Item View Item