Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap jual beli parfum yang mengandung alkohol

Fatimah, Nur Auliah (2017) Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap jual beli parfum yang mengandung alkohol. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (620kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (583kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (416kB)

Abstract

Pemakaian parfum sangat mendukung aktifitas manusia sehari-hari dan termasuk anjuran Rasulullah SAW, disisi lain parfum yang ada pada umumnya saat ini banyak diperjualbelikan yang belum diketahui jenis alkohol apakah yang digunakan dalam percampuran pada parfum. Apakah parfum tersebut banyak manfaatnya ataukah malah lebih banyak mudharatnya. Karena obyek jual beli haruslah barang yang suci dan dibolehkan dalam hukum ekonomi Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan jual beli parfum yang mengandung alkohol, apakah maslahat dan manfaat jual beli parfum dalam Hukum Ekonomi Syari’ah seimbang ataukah sama dan Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap jual beli parfum yang mengandung alkohol. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis yaitu penelitian deskriptif yang mempelajari masalah-masalah dalam situasi tertentu, serta proses-proses yang sedang berlangsung dan pengaruh-pengaruh dari suatu fenomena. Disertai dengan menggunakan penelitian perpustakaan dan documenter yang berkaitan dengan parfum yang mengandung alkohol untuk selanjutnya dikaji dan ditelaah secara mendalam. Parfum adalah campuran minyak, senyawa aromatis dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi pada tubuh manusia, obyek ataupun ruangan. Alkohol dan khamr adalah dua hal yang berbeda. Alkohol tidak bisa diidentikkan dengan khamr karena alkohol hanyalah suatu zat yang terkandung dalam khamr. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa percampuran alkohol pada parfum diperbolehkan apabila bahan dasarnya terbuat dari tumbuh-tumbuhan (nabati). Alkohol yang terdapat dalam parfum ialah etanol. Etanol didapatkan dari proses fermentasi bahan yang suci, yaitu semua zat mengandung zat gula. Ketika etanol digunakan sebagai bahan produksi parfum berfungsi sebagai pelarut, maka parfum tersebut masih bersifat suci (halal). Selama kadar alkohol dalam parfum tersebut tidak memabukkan si pemakai atau orang yang ada didekatnya maka parfum tersebut boleh diperjualbelikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Jual-beli; Parfum; Alkohol;
Subjects: Islam > Religious Ceremonial Laws and Decisions
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 05 Jan 2019 07:33
Last Modified: 05 Jan 2019 07:33
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/17822

Actions (login required)

View Item View Item