Penerapan asas mutatis mutandis Pajak Penghasilan (PPH) deposito tentang Mudharabah pada Undang-undang Nomor. 36 Tahun 2008

Safitri, Dita Erly (2019) Penerapan asas mutatis mutandis Pajak Penghasilan (PPH) deposito tentang Mudharabah pada Undang-undang Nomor. 36 Tahun 2008. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftar isi.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (576kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA Deposito merupakan salah satu dari produk perbankan dalam kegiatan menghimpun dana, baik itu pada bank konvensional maupun pada bank syariah penarikan atau pencairan produk ini hanya dapat dilakukan pada saat jatuh tempo. Pada bank syariah deposito yang dibenarkan ialah deposito yang berdasarkan sistem akad mudharabah dan menggunakan prinsip bagi hasil serta mengacu pada hukum positif dan hukum islam. Sedangkan pada bank konvensional, deposito hanya mengacu pada hukum positif saja dan menggunakan sistem bunga. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk: 1) Untuk mengetahui karakteristik Deposito Konvensional dan Deposito Syariah/ Mudharabah, 2) Untuk mengetahui bagaimana penetapan peraturan pada pengenaan Pajak Penghasilan dari PPH Deposito Mudharabah yang dipersamakan dengan peraturan deposito dengan perhitungan bunga, 3) Untuk mengetahui relevansi peraturan deposito mudharabah dengan peraturan deposito konvensional. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan adanya pemikiran bahwa dalam penetapan peraturan perbankan syariah belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip atau hukum islam itu sendiri, sehingga perlu adanya analisis atau relevansi terhadap penetapan peraturan pada bank syariah. Metode yang dipergunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode Yuridis Normatif, metode ini merupakan metode penelitian atas hukum dengan melakukan penelaahan/analisis terhadap teori, konsep, asas hukum, serta aturan-aturan yang berkaitan dengan peraturan-peraturan penelitian ini. Metode ini bias juga disebut sebagai pendekatan kepustakaan yang dilakukan dengan cara mempelajari buku-buku, peraturan Undang-undang dan dokumen lain yang memiliki kaitan terhadap penelitian ini. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penetapan peraturan deposito pada bank syariah yang berlaku asas mutatis mutandis (dipersamakan) dengan deposito pada bank konvensional belum relevan dengan proses bisnis atau karakteristik dari deposito mudharabah itu sendiri, dan tidak seharusnya mengikuti kepada peraturan bunga deposito dan tabungan serta diskonto sertifikat bank Indonesia karena memicu ketidak jelasan pada pearaturan pajak untuk pemotongan deposito bank syariah. ENGLISH Deposits are one of the banking products in the activity of raising funds, both in conventional banks and in Islamic banks withdrawing or disbursing these products can only be done at maturity. In justified Islamic bank deposits are deposits based on the mudharabah contract system and use the principle of profit sharing and refer to positive law and Islamic law. Whereas in conventional banks, deposits only refer to positive law and use the interest system. The purpose of this study is to: 1) To determine the characteristics of Conventional Deposits and Sharia / Mudharabah Deposits, 2) To find out how the regulations for imposing Income Tax on PPH Mudharabah Deposits are equated with deposit regulations with interest calculation, 3) To determine the relevance of deposit regulations mudharabah with conventional deposit regulations. This research was carried out based on the idea that in the determination of Islamic banking regulations not yet fully in accordance with the principles or Islamic law itself, so that there needs to be an analysis or relevance to the establishment of regulations on Islamic banking. The method used in conducting this research is the Normative Juridical method, this method is a research method of law by conducting an analysis / analysis of the theories, concepts, legal principles, and rules relating to the rules of this research. This method can also be referred to as the library approach which is done by studying books, regulations and other documents that have relevance to this research.From the results of this study, it can be concluded that the regulation of deposits in Islamic banks that applies the principle of mutatis mutandis (equalized) to deposits in conventional banks is not relevant to the business processes or characteristics of the mudharabah deposits themselves, and should not follow the deposit and savings regulations and discounted certificate of bank Indonesia because it triggered vagueness in the tax regulation for deducting Islamic bank deposits. ARABIC تطبيق معطيات موتاتيسموتنديس مبدأ ضريبة الدخل على الإيداع في المضاربة في القانون رقم ستةوثلاثون عام ألفانوثمانية الودائع هي واحدة من المنتجات المصرفية في نشاط جمع الأموال ، سواء في البنوك التقليدية أو في البنوك الإسلامية التي تسحب أو تصرف هذه المنتجات لا يمكن أن تتم إلا عند الاستحقاق. في ودائع البنوك الإسلامية المبررة هي ودائع تستند إلى نظام عقود المضاربة وتستخدم مبدأ تقاسم الأرباح والإشارة إلى القانون الوضعي والقانون الإسلامي. بينما في البنوك التقليدية ، تشير الودائع فقط إلى القانون الوضعي وتستخدم نظام الفائدة. الغرض من هذا البحث هو: 1) معرفة خصائص الودائع التقليدية والودائع الشرعية أو المضاربة ، 2) لمعرفة كيفية تنظيم اللوائح الخاصة بفرض ضريبة الدخل من ضريبة الدخل ، فإن الودائع المضاربة مساوية لأنظمة الإيداع مع حساب الفائدة ، 3) لتحديد مدى ملاءمة اللوائح. ودائع المضاربة مع أنظمة الإيداع التقليدية. وقد تم إجراء هذا البحث بناءً على فكرة أنه في تحديد الأنظمة المصرفية الإسلامية لم يتم بعد بشكل كامل وفقاً للمبادئ أو الشريعة الإسلامية نفسها ، لذا يجب أن يكون هناك تحليل أو أهمية لوضع اللوائح على البنوك الإسلامية الطريقة المستخدمة في إجراء هذا البحث هي الطريقة القانونية المعيارية ، وهذه الطريقة هي طريقة للبحث في القانون من خلال إجراء مراجعة أو تحليل للنظريات والمفاهيم والمبادئ القانونية والقواعد المتعلقة بقواعد هذا البحث. ويمكن أيضا الإشارة إلى هذه الطريقة باسم نهج المكتبة الذي يتم عن طريق دراسة الكتب واللوائح وغيرها من الوثائق التي لها صلة بهذا البحث. من نتائج هذه الدراسة ، يمكن الاستنتاج أن تنظيم الودائع في البنوك الإسلامية التي تطبق مبدأ معادلة ما هو مطلوب (معادلاً) على الودائع في البنوك التقليدية لا علاقة لها بعمليات أو خصائص أعمال الودائع الخاصة بالمضاربة نفسها ، ويجب ألا تتبع لوائح الإيداع والادخار. شهادة مخفضة من بنك اندونيسيا لأنه أثار غموض في التنظيم الضريبي لخصم الودائع المصرفية الإسلامية.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Mutatis Mutandis; Deposito Mudharabah; Pajak Penghasilan (PPH);
Subjects: Private Law > Banking and Insurance Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Dita Erly Safitri
Date Deposited: 11 Jan 2019 06:30
Last Modified: 29 Jun 2019 07:03
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/17962

Actions (login required)

View Item View Item