Pengaruh risiko pembiayaan dan risiko pasar terhadap profitabilitas perbankan Syariah di Indonesia

Firmansyah, Herlan (2016) Pengaruh risiko pembiayaan dan risiko pasar terhadap profitabilitas perbankan Syariah di Indonesia. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (362kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftar isi.pdf

Download (303kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab 1.pdf

Download (553kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (755kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (389kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (570kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (390kB)

Abstract

INDONESIA : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena bahwa telah terjadi penurunan profitabilitas perbankan syariah sepanjang tahun 2015. Berdasarkan Statistik Perbankan Syariah (SPS) yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diketahui bahwa ROA Bank Umum Syariah (BUS) pada bulan Januari 2015 sebesar 0,88% dan mengalami penurunan pada akhir tahun yakni Desember 2015 menjadi sebesar 0,49%. Demikian halnya dengan ROA Unit Usaha Syariah (UUS), berdasarkan data SPS diketahui bahwa ROA UUS pada bulan Januari 2015 sebesar 1,93%, mengalami penurunan pada akhir tahun yakni Desember 2015 menjadi sebesar 1,81%. Dari 10 risiko yang dapat dialami oleh bank syariah, risiko pembiayaan dan risiko pasar merupakan dua risiko yang diasumsikan memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap fenomena penurunan profitabilitas BUS dan UUS di Indonesia. Dengan demikian, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh risiko pembiayaan (X1) terhadap profitabilitas (Y) BUS dan UUS di Indonesia periode 2014-2015? Seberapa besar pengaruh risiko pasar (X2) terhadap profitabilitas (Y) BUS dan UUS di Indonesia periode 2014-2015? dan seberapa besar pengaruh risiko pembiayaan (X1) dan risiko pasar (X2) secara simultan terhadap profitabilitas (Y) BUS dan UUS di Indonesia periode 2014-2015? Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriftif dan asosiatif. Populasinya adalah seluruh perbankan syariah di Indonesia yang terdiri atas BUS, UUS dan BPRS. Adapun sampelnya adalah BUS dan UUS yang terdiri atas 12 BUS dan 22 UUS sehingga total sampel sebanyak 34. Data yang digunakan adalah data sekunder bulanan yang bersumber dari SPS BUS dan UUS yang dipublikasikan oleh OJK selama 24 bulan yaitu sejak 1 Januari 2014 sampai dengan 31 Desember 2015. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa risiko pembiayaan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas BUS dan UUS di Indonesia periode 2014-2015. Hal ini terbukti dengan hasil pengujian parsial (uji t) variabel risiko pembiayaan dengan pengukuran NPF terhadap variabel profitabilitas dengan pengukuran ROA yang menunjukkan nilai thitung 2.362 > ttabel 2.080, maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima. Risiko pasar berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap profitabilitas BUS dan UUS di Indonesia periode 2014-2015. Hal ini terbukti dengan hasil pengujian parsial (uji t) variabel risiko pasar dengan pengukuran Kurs terhadap variabel profitabilitas dengan pengukuran ROA yang menunjukkan nilai thitung 1.989 < ttabel 2.080, maka Ho2 diterima dan Ha2 ditolak. Risiko pembiayaan dan risiko pasar secara simultan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas BUS dan UUS di Indonesia periode 2014-2015. Hal ini terbukti dengan hasil uji F bahwa Fhitung 4,463 dan Ftabel 3.47, Fhitung > dari Ftabel, artinya Ho3 ditolak dan Ha3 diterima. Adapun nilai R square sebesar 0,498, berarti bahwa 49,8% variabel profitabilitas (ROA) dapat dijelaskan oleh risiko pembiayaan dan risiko pasar. Sedangkan sisanya 50,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti seperti risiko likuiditas, risiko operasional, risiko imbal hasil, risiko investasi, risiko reputasi, risiko kepatuhan, risiko stratejik, risiko hukum, dan faktor lainnya. ENGLISH : This research is motivated by the phenomenon that has been a decline in the profitability of Islamic banking throughout 2015. Based on Islamic Banking Statistics (SPS), published by the Financial Services Authority (OJK) keep notes that ROA Islamic Banks in January 2015 is 0,88 % and decreased at the end of December 2015 amounted to 0,49%. Likewise with ROA Sharia, based on data SPS that ROA UUS in January 2015 is 1,93%, decreased at the end of December 2015 amounted to 1,81%. Of the teen risks that can be experienced by Islamic banks, finance risk and market risk are two risks that are assumed to have a significant negative influence on the phenomenon of decreasing profitability on Islamic banking in Indonesia. Thus, the problem this research is how much influence the risk of financing (X1) to profitability (Y) of Islamic banking in Indonesia? How much influence to the market risk (X2) to profitability (Y) of Islamic banking in Indonesia? and how much influence the risk of financing (X1) and market risks (X2) simultaneously on profitability (Y) of Islamic banking in Indonesia? The method used in this research is descriptive method and associative. The population is all Islamic banking in Indonesia consisting of BUS, UUS and SRB. The sample is BUS and UUS which consists of 12 BUS and UUS 22 so that the total sample of 34. The data used are secondary data sourced monthly from SPS BUS and UUS published by the FSA for 24 months ie since January 1th, 2014 to December 31th 2015. The study concluded that the risk of financing is significant negative effect on the profitability of Islamic banking in Indonesia. This is evidenced by the results of the partial test (t test) variable financing risk with NPF measurement to variable profitability with ROA measurement that shows tcount 2,362 > ttable 2,080, then Ho1 rejected and Ha1 accepted. Market risk significant negative effect on the profitability of Islamic banking in Indonesia. This is evidenced by the results of the partial test (t-test) variable exchange rate market risk measurement to variable profitability with ROA measurement that shows tcount 1,989 < ttable 2,080, then Ho2 accepted and Ha2 rejected. Financing risk and market risk simultaneously significant negative effect on the profitability of Islamic banking in Indonesia. This was proved by the test results that Fcount 4,463 and Ftable at 3.47, Fcount > Ftable, meaning Ho3 rejected and HA3 accepted. The value of R square is 0,498, meaning that 49,8% profitability variable (ROA) can be explained by the financing risk and market risk. While the remaining 50.2% is explained by other variables not examined such as liquidity risk, operational risk, the risk of returns, investment risk, reputation risk, compliance risk, strategic risk, legal risk, and other factors.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Risiko Pembiayaan; Risiko Pasar; Profitabilitas Perbankan Syariah
Subjects: Islam > Islam and Economics
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Bank Islam, Baitul Mal Wat Tamlil
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Zulfa Sofyani Putri
Date Deposited: 15 Jan 2019 04:49
Last Modified: 15 Jan 2019 04:49
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/18019

Actions (login required)

View Item View Item