Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktek jual beli pasif bahan bangunan: Studi kasus penyedia bahan bangunan Sinar Cimahi Rancaekek Kabupaten Bandung

Hidayat, Ahmad Miftahul (2018) Tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktek jual beli pasif bahan bangunan: Studi kasus penyedia bahan bangunan Sinar Cimahi Rancaekek Kabupaten Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (316kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (474kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (124kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (172kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA Penyedia bahan bangunan “Sinar Cimahi” menjual berbagai macam bahan bangunan tetapi tidak memiliki barang untuk diperjualbelikan sehingga penyedia ini membeli barang kepada distributor ketika mendapatkan pesanan dari pembeli. Dalam istilah bahasa kontraktor, jual beli seperti ini disebut ngoles. Yaitu jual beli yang akan mendapatkan keuntungan tanpa harus memiliki barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) praktek jual beli bahan bangunan tanpa memiliki barang penyedia “Sinar Cimahi” Rancaekek Kabupaten Bandung. (2) jual beli bahan bangunan tanpa memiliki barang penyedia “Sinar Cimahi” Rancaekek Kabupaten Bandung menurut Fiqh Al-Buyu’ dan Teori Samsarah. (3) analisis jual beli tanpa memiliki barang penyedia “Sinar Cimahi” Rancaekek Kabupaten Bandung menurut Fiqh Al-Buyu’ dan Teori Samsarah. Penelitian ini dilandasi kerangka berfikir bahwa transaksi jual beli tanpa memiliki barang dapat menggunakan akad ijarah dalam transaksi samsarah, penyedia sebagai simsar yang mendapatkan imbalan atas jasa membeli atau menjualkan barang. Atau penyedia ini sebagai penjual dengan akad murabahah tetapi dalam transaksi tersebut modal dan keuntungan tidak diberitahukan dalam proses transaksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu metode penelitian yang mengumpulkan data-data informasi secara lengkap dan menggambarkan serta menganalisis masalah yang akan dibahas untuk menginterpretasikan data dan fakta yang diperoleh terhadap praktek jual beli bahan bangunan tanpa memiliki barang (studi kasus penyedia bahan bangunan “Sinar Cimahi” Rancaekek Kabupaten Bandung). Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Jual beli bahan bangunan secara pasif ini dilakukan antara penyedia bahan bangunan dan pembeli. Penyedia ini tidak mempunyai tempat usaha dan barang untuk diperjualbelikan. Ketika ada pembeli memesan barang, penyedia ini mencari barang ke beberapa distributor. Setelah barang didapatkan, penyedia ini menjual barang tersebut kepada pembeli. Harga dasar dan keuntungan yang didapatkan tidak diberitahukan ketika transaksi dilaksanakan. (2) Transaksi seperti ini disebut dengan jual beli murabahah. Murabahah adalah akad jual beli dengan dasar adanya informasi dari pihak penjual terkait atas barang tertentu, dimana penjual menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan, termasuk harga pembelian barang kepada pembeli, kemudian perantara mensyaratkan atas laba atau keuntungan dalam jumlah tertentu. (3) Transaksi seperti ini tidak melanggar aturan hukum jual beli karena pembeli menyepakati harga, harga dapat dicari dengan mudah jika harga yang ditawarkan terlampau tinggi. Jika ada ketidaksesuaian dengan barang yang dibeli maka dapat mengembalikan barang tersebut. Jadi tidak ada asas ‘Adamul Gharar yang timbul akibat harga awal dan keuntungan yang tidak disebutkan. ENGLISH Provider of building materials "Sinar Cimahi" sells various types of building materials but does not have goods to sell so that this provider buys goods to distributors when getting orders from buyers. In contractor language terms, buying and selling like this is called ngoles. Namely buying and selling that will benefit without having to own goods. This study aims to find out understand: (1) The practice of buying and selling building materials without possessing goods from the provider of "Sinar Cimahi" Rancaekek Regency Bandung. (2) Buying and selling of building materials without possessing goods from providers of "Sinar Cimahi" Bandung Regency Rancaekek according to Al-Buyu’ Fiqh and Samsarah Theory. (3) Analysis of buying and selling without possessing goods from the providers of "Sinar Cimahi" Bandung Regency Rancaekek according to Al-Buyu’ Fiqh and Samsarah Theory. This research is based on the framework of thinking that buying and selling transactions without possessing goods can use the ijarah contract in a samsarah transaction, the provider as a simsar who gets a reward for services buying or selling goods. Or this provider as a seller with a murabahah contract but in the transaction capital and profits are not notified in the transaction process. This method used descriptive methods, namely research methods that collect complete information data and describe and analyze the problems to be discussed to interpretation data and facts obtained from the practice of buying and selling building materials without possessing goods (case studies of building material providers "Sinar Cimahi "Bandung Regency Rancaekek). The results of the study showed that: (1) Passive buying and selling of building materials is carried out between building material providers and buyers. This provider does not have a place of business and goods to be traded. When there are buyers ordering goods, this provider looks for goods to several distributors. After the item is obtained, this provider sells the item to the buyer. The base price and profits obtained are not notified when the transaction is carried out. (2) Transactions such as this are referred to as buying and selling murabahah. Murabahah is a sale and purchase contract based on the information from the seller related to a particular item, where the seller clearly states the item being traded, including the purchase price of the goods to the buyer, then the broker requires a certain amount of profit or profit. (3) Transactions like this do not violate the legal rules of buying and selling because the buyer agrees on prices, prices can be easily searched if the price offered is too high. If there is a discrepancy with the item purchased then it can return the item. ARABIC يقوم موفرو مواد البناء ببيع أنواع مختلفة من مواد البناء ولكن ليس لديهم بضائع للبيع بحيث يقوم هؤالء الموردين بشراء البضائع من الموزعين عندما يحصلون على أوامر من المشترين .في مصطلحات لغة المقاول، يسمى الشراء والبيع مثل هذا التشحيم .وهي عمليات بيع وشراء تستفيد دون الحاجة إلى امتالك .السلع تهدف هذه الدراسة إلى معرفة:)1 ممارسة شراء وبيع مواد البناء دون امتالك السلع من مزود "سينار سيماهي" باندونج ريجنسي رانكاييك. )2 بيع وشراء مواد البناء دون امتالك البضائع من مزودي "سينار سيماهي" باندونج ريجنسي رانكايك وفقا لفقرة البيو ونظرية سام ساره.)3 تحليل البيع والشراء دون امتالك البضائع من مزودي "سينار سيماهي" باندونج ريجنسي رانكاييك وفقا لفقرة آل بويو ونظرية سام ساره يعتمد هذا البحث على إطار التفكير في أن بيع وشراء المعامالت دون امتالك السلع يمكن أن يستخدم عقد اإلجارة في صفقة السمسرة ، وهو مزود كمزار يستقبل تعويضا عن خدمات شراء أو بيع السلع. أو هذا المزود كبائع بعقد مرابحة ولكن في رأس مال المعاملة واألرباح ال يتم إخطاره في عملية المعاملة تستخدم هذه الدراسة طرق وصفية ، وهي طرق البحث التي تجمع معلومات كاملة عن المعلومات وتصف وتحلل المشاكل التي ستتم مناقشتها لتفسير البيانات والحقائق التي تم الحصول عليها من ممارسة شراء وبيع مواد البناء دون امتالك السلع دراسات حالة لمقدمي مواد البناء " سينار سيماهي "باندونغ ريجنسي رانكايك أظهرت نتائج الدراسة ما يلي:)1 يتم الشراء والبيع السلبي لمواد البناء بين موردي مواد البناء والمشترين. ال يوجد لدى هذا المزود مكان لألعمال التجارية والسلع التي يتم تداولها. عندما يكون هناك مشترون يأمرون بالبضائع ، يبحث هذا المزود عن البضائع لعدة موزعين. بعد الحصول على هذا المنتج ، يقوم هذا المزود ببيع السلعة إلى المشتري. ال يتم إخطار السعر األساسي واألرباح التي يتم الحصول عليها عند تنفيذ المعاملة.)2 يشار إلى معامالت مثل هذه على أنها شراء وبيع المرابحة. المرابحة هي عقد بيع وشراء يستند إلى معلومات البائع المتعلقة ببند معين ، حيث يذكر البائع بوضوح البند الذي يتم تداوله ، بما في ذلك سعر شراء البضاعة إلى المشتري ، ثم يتطلب الوسيط مبلغا معينا من األرباح أو األرباح.)3 مثل هذه المعامالت ال تنتهك القواعد القانونية للشراء والبيع ألن المشتري يوافق على األسعار ، ويمكن البحث عن األسعار بسهولة إذا كان السعر المعروض مرتفعا جد ا. إذا كان هناك تعارض مع العنصر الذي تم شراؤه ، فيمكنه إرجاع العنصر

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Perjanjian; Jual beli; Samsarah; Murabahah;
Subjects: Econmics
Law
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Hukum Bisnis Syariah dan Perbankan Syariah
Depositing User: ahmad miftahul hidayat
Date Deposited: 16 Jan 2019 06:09
Last Modified: 16 Jan 2019 06:09
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/18040

Actions (login required)

View Item View Item