Tinjauan Al Maqoshid Al Syari’ah tentang dampak praktik di bawah tangan terhadap kehidupan rumah tangga kajian di kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung

Saleh, Komarudin (2018) Tinjauan Al Maqoshid Al Syari’ah tentang dampak praktik di bawah tangan terhadap kehidupan rumah tangga kajian di kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (348kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (492kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (906kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (344kB)

Abstract

INDONESIA Undang-undang No 1/1974 Tentang Perkawinan (UUP) sudah sekitar 44 tahun dilaksanakan dan selama ini pula hukum Pernikahan yang terkandung didalam al Qur’an, As Sunah dan kitab-kitab kuning diangkat oleh system hukum Nasional Indonesia menjadi sebuah hukum tertulis, konkret, positif dan berdiri sendiri. Oleh karena itu, dari segi penerapannya hukum pernikahan termasuk dalam kelompok atau bagian hukum islam yang memerlukan bantuan kekuasaan negara. Artinya dalam rangka pelaksanaan atau pemberlakuan hukum itu negara harus memberikan landasan yuridisnya terlebih dahulu, karena kekuasaan negaralah yamg memiliki legalitas untuk hal itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang serta faktor tentang dampak praktik nikah di bawah tangan terhadap kehidupan rumah tangga di kecamatan Baleendah , tanggapan tokoh agama dan masyarakat, manfaat dan mudarat serta Tinjauan al-Maqoshid al-Syari’ah”, Al Syari’ah tentang hal tersebut. Penelitian ini berawal dari adanya beberapa kejadian/kasus nikah di bawah tangan dikecamatan Baleendah serta perbedaan pendapat tentang keabsahan nikah tersebut. Karena adanya kemestian pencatatan bagi suatu pernikahan yang ditetapkan oleh perundang- undangan, selain itu juga tekait adanya sanksi pidana, persyaratan yang ditetapkan undang-undang, yang tidak ditetapkan oleh syara serta pengoptimalan fungsi undang-undang sehingga nikah di bawah tangan disebut sebagai perkawinan yang bermasalah. Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriftif Analalistf Kualitatif (Field Reseach), artinya terhadap data yang ditemukan dilapangan penelitian mula-mula disusun lalu analisa/diteliti. Data yang ditemukan bahwa Kurang lengkapnya persyaratan administrasi untuk menikah, Karena pergaulan bebas dan hamil duluan, Faktor sah menurut Agama Kurangnya pendidikan dan pemahaman ajaran agama adalah menjadi penyebab nikah di bawah tangan, yang berdampak bagi kehidupan keluarganya baik secara Yuridis : Terhadap Pasangan Suami dan Isteri, Terhadap Nasab Anak dan Hak Asuh, Terhadap Harta, Terhadap Hak Waris, maupun Secara Sosiologis Terhadap Istri sang istri akan sulit bersosialisasi dan dianggap menjadi istri simpanan, terhadap anak, dianggap anak tidak sah hanya hubung perdata dengan ibu atau keluarga ibu. Secara Psikologis Istri akan minder bergaul dengan masyarakat, bagi anak anak sulit diterima secara sosial, anak diacuhkan dilingkungannya. Sesuai perkembangan zaman dengan berbagai pertimbangan kemaslahatan, nikah sirri/nikah di bawah tangan dipandang tidak sesuai dengan "al-Maqoshid al-Syari’ah”, karena ada beberapa tujuan syari'ah yang dihilangkan ARABIC وكان القانون رقم 1/1974 عن الزواج (حزب اولستر الوحدوى) نحو 44 عاما، وقد تم تنفيذ جيدا قوانين الزواج الواردة في القرآن الكريم، والسنة، ويتم تعيين الكتب الصفراء من قبل النظام القانوني الإندونيسي إلى قانون مكتوب والخرسانة وايجابي ومستقلة. لذلك ، من حيث تطبيقه ، يتم تضمين قانون الزواج في مجموعات أو أقسام من الشريعة الإسلامية التي تتطلب مساعدة من سلطة الدولة. وهذا يعني أنه من أجل تنفيذ أو تطبيق القانون ، يجب على الدولة توفير أساسها القضائي أولاً ، لأن سلطة الدولة لها شرعية لهذه المسألة. وكان الغرض من هذه الدراسة هو تحديد الخلفية والعوامل على تأثير ممارسة الزواج تحت يد الحياة المنزلية في منطقة والزعماء الدينيين وردود الفعل المجتمعية، وفوائد ومضار وكذلك آل نظرة عامة آل الشريعة "، آل الشريعة حول هذا الموضوع. نشأت هذه الدراسة من وقوع العديد من الحالات / حالات الزواج غير المشروع في قضاء باليندا واختلاف الآراء حول صحة الزواج. نظرا لضرورة تسجيل لحضور حفل زفاف وضعتها التشريعات، ولكنه أيضا tekait العقوبات الجنائية، ومتطلبات المنصوص عليها في القانون، والتي لا يعرف من قبل شخصية وظيفة التحسين التي قوانين الزواج تحت يد يسمى زواج مضطرب ، تم إجراء هذا البحث باستخدام طريقة التحليل التحليلي النوعي (البحث الميداني) ، مما يعني أن البيانات الموجودة في مجال البحث قد تم تجميعها أولاً ثم تحليلها / فحصها. وجدت البيانات التي وجدت أن المتطلبات الإدارية أقل كاملة على الزواج، بسبب الاختلاط والحوامل لأول مرة، عامل قانونية تحت دين نقص التعليم وفهم للتعاليم الدينية هو سبب الزواج تحت يده، الأمر الذي يؤثر على حياة أسرته إما القانونية: ضد زوجين والزوجة، نسب ضد الأطفال والحضانة، كنز ضد، ضد حقوق الميراث، وكذلك في علم الاجتماع ضد زوجة زوجة سيكون من الصعب للاختلاط، ويعتبر أن تكون عشيقة، للطفل، ويعتبر الطفل غير شرعي فقط المدنية مدارة مع الأم أو الأسرة الأم. زوجات نفسية ستشعر بقليل من التنشئة الاجتماعية ، فمن الصعب على الأطفال قبول اجتماعي ، يتم تجاهل الأطفال في بيئتهم. ووفقا لمرات مع الاعتبارات الاجتماعية المختلفة، وكان السري الزواج / الزواج تحت يد لا يتناسب مع "آل آل الشريعة الإسلامية"، لأن هناك عدة أهداف الشريعة والقضاء عليها ENGLISH Law No. 1/1974 concerning Marriage (UUP) has been implemented for about 44 years and so far the Marriage Law contained in the Qur'an, As Sunnah and the yellow books is adopted by the Indonesian National legal system to be a written, concrete law positive and stand alone. Therefore, in terms of its application the marriage law is included in groups or sections of Islamic law that require the help of state power. This means that in order to implement or enforce the law, the state must provide its juridical basis first, because the state's authority has legality for that matter. The purpose of this study was to determine the background and factors about the impact of underhand marriage practices on household life in Baleendah sub-district, responses of religious and community leaders, benefits and harm and review of al-Maqoshid al-Syari'ah ", Al Syari'ah about that. This study originated from the occurrence of several cases / cases of underhand marriage in Baleendah district and differences of opinion about the validity of marriage. Because of the existence of a record registration for a marriage determined by legislation, besides that it also relates to criminal sanctions, requirements set by law, which are not stipulated by syara and optimization of the function of the law so that marriage under the hand is called a problematic marriage . This research was conducted using the Qualitative Analytical Analyst Method (Field Research), meaning that the data found in the field of research was first compiled and then analyzed / examined. The found that lack of administrative requirements for marriage, because promiscuity and pregnancy first, legitimate factors according to religion Lack of education and understanding of religious teachings is the cause of marriage under hand, which affects the life of his family both Juridically: Against Husband and Wives, Against Children Nasab and Custody Rights, Property, Inheritance Rights, and Sociologically Against Wives The wife will find it difficult to socialize and is considered to be a mistress, to children, considered illegitimate children only civil relations with mother or mother's family. Psychologically Wives will feel inferior to socializing, it is difficult for children to accept socially, children are ignored in their environment. In accordance with the times with various considerations of benefit, the marriage of sirri / under-marriage is deemed not in accordance with "al-Maqoshid al-Shari'ah", because there are several objectives of shari'ah which are eliminated,

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Nikah di bawah tangan; Al Maqoshid Al Syari’Ah; dampak; pencatatan; perkawinan;
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam
Private Law > Domestic Relations, Family Law, Marriage
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ahwal al-Syakhshiyah
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 16 Jan 2019 02:31
Last Modified: 16 Jan 2019 02:31
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/18042

Actions (login required)

View Item View Item