Efektivitas krim tabir surya ekstrak kulit buah naga super merah hylocereus costaricensis dengan variasi konsentrasi titanium dioksida

Sundari, Sartika Siti (2016) Efektivitas krim tabir surya ekstrak kulit buah naga super merah hylocereus costaricensis dengan variasi konsentrasi titanium dioksida. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (380kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (207kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (587kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (604kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (195kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)

Abstract

INDONESIA Kulit buah naga super merah (Hylocereus costaricencis) mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan dan penangkal radikal bebas. Senyawa fenolik yang dimiliki Kulit buah naga super merah (Hylocereus costaricencis) mempunyai potensi sebagai tabir surya karena adanya gugus kromofor (ikatan rangkap tunggal terkonjugasi) yang mampu menyerap sinar UV A danUV B agar tidak langsung memapar kulit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kestabilan dan keefektifan sediaan krim dari ekstrak kulit buah naga yang dikombinasikan dengan titanium dioksida. Metode yang digunakan adalah dengan membuat formulasi tabir surya yang berbeda yaitu, pertama hanya menggunakan ekstrak kulit buah naga super merah 0,09 g dan yang kedua dengan menggunakan ekstrak kulit buah naga super merah 0,09 g yang dikombinasikan dengan konsentrasi titanium dioksida yang berbeda yaitu 1%, 3% dan 5%. Parameter yang diukur antara lain organoleptik , kestabilan krim, viskositas krim, nilai Sun Protection Factor (SP) dan indeks iritasi pada kelinci. Penentuan nilai SPF dilakukan secara in vitro dengan metode A. J Petro begitupun pengamatan tanda iritasi menggunakan metode Scoring Draize. Berdasarkan hasil uji stabilitas menunjukkaan krim secara fisik menunjukkan hasil yang stabil, sedangkan dilihat dari kualitas krim tergolong kualitas baik karena memiliki nilai Sun Protection Factor (SPF) sebesar 11,02 pada sediaan krim yang hanya menggunakan zat aktif ekstrak kulit buah naga. Begitupun hasil uji ritasi menggunakan metode Scoring Draize menunjukkan nilai rata-rata indeks uji iritasi krim pada kelinci albino sedikit mengiritasi. ENGLISH Dragon fruit skin (Hylocereus costaricencis) contains flavonoids that can act as antioxidants and free radical scavengers. Phenolic compounds on dragon fruit skin (Hylocereus costaricencis) has potential as a sunscreen for their chromophore groups (single-conjugated double bonds) which can absorb both UV A and UV B rays, so the rays cannot expose the skin directly. The purpose of this study was to determine the stability and effectiveness of the cream preparations that have been made. The method was used to create a different sunscreen formulation from dragon fruit skin extract for each treatment. The formulations were 0.009 g of dragon fruit skin extract (control group) and 0.009 g of dragon fruit skin extract combined with three different titanium dioxide concentrations (1%, 3%, and 5%, respectively). The parameters were organoleptic, stability of the cream, viscosity of the cream, the Sun Protection Factor (SPF) value and the irritation index in rabbits. The SPF value was in vitro detemined by the Petro method, and the sign of irritation were observed using Draize test method. Stability test of the cream formulation from control group resulted that the cream physically showed stable result, while the quality of the cream classified as good quality and resulted 11.02 of the SPF value. The average index of irriration used Draize test method showed that the cream formulation from control group in albino rabbits were slightly irritating.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Flavanoid; Fenolik; Hylocereus costaricencis; Metode A.J Petro; Tabir surya; Titanium dioksida;
Subjects: Biology > Data Processing and Analysis of Biology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 21 Jan 2019 03:31
Last Modified: 21 Jan 2019 03:31
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/18093

Actions (login required)

View Item View Item