Penerapan denda terhadap nasabah wanprestasi di Lembaga Keuangan Syariah BMT ItQan Bandung

Nurmansyah, Yusuf (2013) Penerapan denda terhadap nasabah wanprestasi di Lembaga Keuangan Syariah BMT ItQan Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (612kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (511kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (679kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (762kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)

Abstract

Pelaksanaan penerapan denda merupakan hal baru yang digunakan oleh Lembaga Keuangan Syari'ah dalam mengatasi pembiayaan bermasalah. Kontroversi mengenai pelaksanaan penererapan denda pada pembiayaan bermasalah tersebut seolah menjadi hal yang tidak pernah habis untuk dibahas. Dalam era modern ini persoalan penerapan denda begitu santer dipertanyakan seiring semakin banyaknya lembaga-lembaga keuangan seperti bank, koperasi, BPR dan BMT serta lembaga keuangan lainnya yang menjanjikan bentuk kerjasama yang lebih mudah, halal dan terpercaya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan denda dalam pembiayaan murabahah terhadap nasabah wawnprestasi di LKS BMT itQan Bandung, untuk mengetahui faktor penyebab penerapan denda di LKS BMT itQan Bandung, serta untuk mengetahui analisis Fiqh Muamalah dalam Asas Tabâdalul al- Manâfi pada penerapan denda dalam pembiayaan murabahah terhadap nasabah wanprestasi di LKS BMT ItQan Bandung. Penelitian ini didasarkan atas metode studi kasus, karena metode ini mendeskripsikan suatu satuan analisis secara utuh, sebagai suatu kesatuan yang terintegrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, observasi, wawancara, studi dokumentasi serta pengolahan dan analisis data. Penyusun melakukan penelitian lapangan dengan populasi dan sampelnya adalah pihak LKS BMT itQan dan anggota umum yang memanfaatkan pembiayaan di LKS BMT itQan. Selanjutnya, penyusun membahas dan menilai penerapan denda tersebut dengan prinsip-prinsip hukum Islam, dengan Asas tabadulul manafi’ mengenai permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan penerapan denda tersebut. Sehingga sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam, yaitu terciptanya keadilan dan kemaslahatan bagi umat. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa hukum Islam memberi kewenangan melaksanakan penerapan denda selama sesuai dengan ketentuan dan prinsip yang telah ditentukan hukum Islam. Bahwasanya penerapan denda harus didasarkan pada prinsip, yaitu adanya kesepakatan dan tidak memberatkan bagi anggotanya. Hal itu diperkuat dengan teks-teks al-Qur'an dan as-Sunnah, yaitu pihak BMT dalam Hal ini memberi kelonggaran dalam menangani pembiayaan bermasalah (wanprestasi) karena adanya halangan dalam usaha, sedangkan sanksi denda atas pembiayaan bermasalah berdasarkan fatwa MUI dapat/boleh dilakukan oleh pihak LKS BMT itQan yaitu bagi orang yang mampu tetapi menunda-nunda pembayaran. Begitu juga dalam menggunakan dana hasil denda lebih diprioritaskan untuk kepentingan umum dan pelaksanaan akadnya sesuai dengan hukum Islam. Jadi pelaksanaan penerapan denda pada pembiayaan bermasalah di LKS BMT itQan sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Penerapan denda; nasabah wanprestasi;
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Muamalah
Depositing User: Rasyida Rofiatun Nisa
Date Deposited: 30 Jan 2019 06:14
Last Modified: 30 Jan 2019 06:14
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/18469

Actions (login required)

View Item View Item