Perkembangan Pondok Pesantren di Kabupaten Bandung Tahun 1970-2010 (Studi Dua Tipologi Pondok Pesantren Salafiyah dan Khalafiyah)

Neng Hani, Neng (2012) Perkembangan Pondok Pesantren di Kabupaten Bandung Tahun 1970-2010 (Studi Dua Tipologi Pondok Pesantren Salafiyah dan Khalafiyah). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_daftarisi.pdf

Download (168kB) | Preview
[img] Text
4_bab1sdbab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (855kB)
[img] Text
5_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (256kB)

Abstract

Pesantren sebagai salah satu lembaga pendiikan keagamaan yang bernafaskan Islam, sistem pengajaran yang bersifat tradisional dan modern. Keberadaan pesantren tidak saja sebagai lembaga pendidikan keagamaan atau sebagai akses bangsa yang mempunyai peranan penting. Peran pesantren dalam membina kehidupan keagamaan umat Islam sekitarnya maupun dalam bidang lainya. Pesantren-pesantren yang ada di Kabupaten Bandung inilah yang merupakan salah satu pesantren dari sekitar ribuan pesantren yang ada di Indonesia. Masalah dalam penelitian ini yakin bagaimana proses perkembangan pondok pesantren di Kabupaten Bandung setelah lahirnya SKB Tiga Mentri No.6 Tahun 1975 dan No.037/U/1975 tentang reformasi pendidikan Islam dan bagaimana proses perkembangan terhadap pondok pesantren di Kabupaten Bandung pada tahun 2010 setelah lahirnya UU No.20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dua tipologi perkembangan pondok pesantren salafiyah dan khalafiyah yang ada di Kabupaten Bandung pada tahun 1970-2010, sistem yang dikembangkan oleh pondok-pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bandung ini sistem klsikal dan sekolah formal. Penelitian ini berdasarkan atas pendekatan dan menganalisis kesejarahan (historiografi), karena tepat untuk mengungkap dan menganalisis fenomena kesejarahan yang terjadi pada masa lampau. Sedangkan aplikasi pendekatan historinya di dasarkan atas 4 tahapan, yaitu: heuristik, kritik, interprestasi, dan historioghrafi. Berdasarkan hasil penelitian dan pengelolahan data di peroleh kesimpulan bahwa latar belakang berdirinya pondok pesantren yang merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia sebelum lahirnya kemerdekaan Indonesia itu, pesantren sudah ada gituh bahkan kemerdekaan itu lahir dari sebuah inisiasi para tokoh-tokoh kita para ulama, para ustad, para kiyai, para santri itu untuk bisa menggaungkan dan mengumpulkan kemerdekaan. Selain itu pada saat Indonesia merdeka khusunya di Kabupaten Bandung keadaan pondok pesantren sangat banyak bermunculan, pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Bandung yang mencapai 431 jumlah pesantren, dimana jumlah 431 pondok pesantren ini adalah jumlah dari tiga tipe pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bandung yang terdapat di daerah atau di kecamatan masing-masing. Dengan tipe pondok pesantren salafiyah, tipe pondok pesantren khalafiyah, dan tipe pondok pesantren kombinas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: pondok pesantren, salafiyah, khalafiyah
Subjects: Islam > Islamic Religious Education
History of Southeast Asia > History of Indonesia
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Mr. Andi Ruswandi
Date Deposited: 03 Feb 2016 09:32
Last Modified: 24 Feb 2016 09:06
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/186

Actions (login required)

View Item View Item