Peningkatan nilai guna daun bambu sebagai sumber silika untuk sintesis Zeolit T

Lala, Endang (2017) Peningkatan nilai guna daun bambu sebagai sumber silika untuk sintesis Zeolit T. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1-COVER.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (537kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (464kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (983kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB)
[img] Text (DAFTAR PUSRTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)

Abstract

INDONESIA Zeolit T merupakan zeolit yang mempunyai peran penting dalam proses kimia, antara lain berfungsi sebagai katalis, adsorben dan membran untuk memisahkan gas. Sintesis zeolit T perlu dioptimalkan baik dari segi metode maupun sumber prekursornya, karena metode yang saat ini digunakan dinilai kurang ekonomis. Oleh karena itu, dilakukan sintesis tanpa menggunakan sumber silika komersial. Penggunaan sumber silika mengarah pada peningkatan nilai guna daun bambu, yakni daun bambu sebagai sumber silikanya. Silika dari dari daun bambu diisolasi menggunakan pelarut alkalis melalui proses pembakaran terlebih dahulu. Isolasi silika dari daun bambu menghasilkan sekitar 57,1% silika amorf. Sintesis zeolit T dengan komposisi molar 0,15 Na2O : 0,025 Al : 0,15 K2O : 1 SiO2 : 15 H2O : 0,06 TMAOH. Dilakukan menggunakan metode hidrotermal selama 4 hari, yaitu 2 hari pada suhu 60 oC, 2 hari selanjutnya suhunya dinaikan menjadi 120 oC. Karakterisasi dengan difraksi sinar-X dan spektroskopi inframerah yang dilakukan mengkonfirmasi terbentuknya zeolit T hasil sintesis. Hasil analisis menggunakan mikroskop pemindai elektron (SEM) menunjukkan bahwa zeolit T berbentuk silinder tipe erionit dengan ukuran kristal sebesar 22,03 nm. ENGLISH Zeolite T is a zeolite that has an important role in chemical process, such as catalys, adsorbents and membranes to separate gas. Synthesis of zeolite T needs to be optimized in both method and source of precursor, because the currently used is less economical. Therefore, synthesis is made without using of a commercial silica source. Application of a silica source leads to the value increasing of bamboo leaves, in wich the bamboo leaves as a source of silica. Silica from bamboo leaves is isolated using an alkaline solvent through the burning process first. Silica isolation from bamboo leaves produces about 57.1% amorphous silica. Synthesis of zeolite T with molar composition is 0.15 Na2O: 0.025 Al: 0.15 K2O: 1 SiO2: 15 H2O: 0.06 TMAOH. Hydrothermal method is used for 4 days, 2 days in 60 °C temperature, 2 days later temperature was increased to 120 °C. X-ray diffraction characterization and infrared spectroscopy were performed to confirm the formation of zeolite T synthesis product. Results of the analysis using a scanning electron microscope (SEM) showed that the zeolites T formed erionite cylindrical with a crystal size of 22.03 nm.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: silika; isolasi; daun bambu; sintesis; zeolit T; hidrotermal ;
Subjects: Chemistry and Allied Science > Data Processing and Analysis of Chemistry
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Kimia
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 08 Mar 2019 05:51
Last Modified: 08 Mar 2019 05:51
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/19298

Actions (login required)

View Item View Item