Studi aktivitas polietilen oksida sebagai inhibitor korosi besi dalam larutan NaCl 1%

Anggi, Yulian Silviyanadewi (2018) Studi aktivitas polietilen oksida sebagai inhibitor korosi besi dalam larutan NaCl 1%. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (519kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (776kB) | Preview
[img] Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB I)
4_bab1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (405kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (526kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (403kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (840kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (256kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA: Besi dapat digunakan sebagai pipa-pipa pengalir minyak bumi di Industri petroleum. Dalam proses pengaliran minyak bumi pada pipa terdapat garam-garam anorganik, asam asetat, asam propanoat, gas CO2, H2S yang dapat berperan sebagai media korosif atau menurunkan kualitas logam pipa bagian dalam yang bereaksi dengan air. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk menghambat korosi pada pipa bagian dalam dengan penambahan inhibitor korosi. Inhibitor korosi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Polietilen oksida (PEO). Penggunaan PEO ini dikarenakan PEO memiliki gugus fungsi epoksi yang memiliki elektron bebas dari oksigen yang dapat membentuk lapisan tipis pada bagian dalam besi atau membentuk senyawa kompleks dengan besi, atau teradsorpsi gugus epoksi berelektron bebas ke dalam permukaan besi, sehingga dapat menghambat laju korosi pada logam. Studi aktivitas Polietilen oksida sebagai inhibitor korosi dalam larutan elektrolit NaCl 1 % dilakukan dengan metode Wheel Test (pengurangan berat) dengan variasi konsentrasi, suhu dan analisis mikroskopi elektron (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Polietilen oksida memiliki aktivitas inhibisi optimum pada konsentrasi 16 ppm, 25 °C dengan efisiensi inhibisi sebesar 80,15 %. Polietilen oksida memiliki sifat adsorpsi yang sesuai dengan isoterm adsorpsi Langmuir dengan energi bebasnya sebesar -21,3854 KJ/mol. Energi aktivasi sebesar 0,1031 KJ/mol, ∆H* sebesar -22,853 KJ/mol dan ∆S* sebesar -0,15449 KJ/mol.K. Kemudian hasil analisis mikroskopi elektron (SEM) menunjukkan bahwa polietilen oksida dapat menghambat laju korosi dengan menutupi pori dari permukaan logam besi akibat korosi.   ENGLISH: Iron can be used as petroleum diverter pipes in the petroleum industry. In the process of flowing petroleum in the pipe there are inorganic salts, acetic acid, propanoic acid, CO2 gas, H2S which can act as a corrosive medium or reduce the quality of the inner pipe metal that reacts with water. Therefore, a method is needed to inhibit corrosion of the inner pipe by adding corrosion inhibitors. The use of PEO is because the PEO has an OH functional group that has free electrons from oxygen which can form a thin layer on the inside of iron or form complex compounds with iron, or adsorbed free electron hydroxyl groups into the iron surface, thus inhibiting the corrosion rate in the metal. The study of polyethylene oxide activity as a corrosion inhibitor in 1% NaCl electrolyte solution was carried out by the Wheel Test method with variations in concentration, temperature and electron microscopy (SEM) analysis. The result of this study indicates that polyethylene oxide compound PEO has optimum inhibitory activity at a concentration of 16 ppm, 25 °C with inhibition efficiency of 80,15%. Polyethylene oxide has adsorption properties that match the Langmuir adsorption isotherm with free energy of -21,3854 KJ/mol. The activation energy is 0,1031 KJ/mol, ∆H * -22,853 KJ/mol and ∆S * -0,15449 KJ/mol.K. Then the result of electron microscopy (SEM) analysis shows the surface that polyethylene oxide can inhibit the corrosion rate by covering the pores of iron metal due to corrosion.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Inhibitor; Polietilen Oksida; NaCl 1 %; Wheel Test; Mikroskopi elektron (SEM)
Subjects: Chemistry and Allied Science > General Publications of Chemistry
Chemistry and Allied Science > Chemists
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Kimia
Depositing User: Anggi Yulian Silviyanadewi
Date Deposited: 22 Mar 2019 02:59
Last Modified: 26 Mar 2019 02:48
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/19465

Actions (login required)

View Item View Item