Perbanyakan kultur murni jamur shiitake (Lentinula edodes) pada bebagai konsentrasi media air cucian beras dengan teknik kultur jaringan

Saputri, Ariza (2019) Perbanyakan kultur murni jamur shiitake (Lentinula edodes) pada bebagai konsentrasi media air cucian beras dengan teknik kultur jaringan. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (337kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (617kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (353kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (117kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB) | Request a copy

Abstract

Jamur shiitake (Lentinula edodes) merupakan salah satu jamur yang berpotensi sebagai jamur pangan dan bahan obat. Kultur jaringan digunakan sebagai metode perbanyakan kultur murni jamur shitake dalam proses pembudidayaannya. Kultur murni jamur dengan menggunakan medium padat, umumnya menggunakan media PDA (Potato Dekstrose Agar) yang berbahan dasar kentang, namun permasalahan dalam penggunaan media PDA adalah kentang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Air cucian beras atau leri diketahui mengandung berbagai unsur hara yang diperlukan oleh miselium jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi media air cucian beras pada perbanyakan miselium jamur shiitake serta menentukan konsentrasi optimum media air cucian beras yang dapat menghasilkan koloni miselium jamur paling tinggi. Penelitian di lakukan pada bulan Januari 2017-April 2018 di Laboratorium Terpadu Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan 11 perlakuan konsentrasi air cucian beras diantaranya: 50%, 55%, 60%, 65%, 70%, 75%, 80%, 85%, 90%, 95%, 100% dan media Potato Dekstrose Agar sebagai kontrol yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati adalah diameter koloni (cm), kecepatan pertumbuhan (cm), kualitas miselium. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian perbedaan konsentrasi air cucian beras dapat mempengaruhi diameter, kecepatan dan kualitas pertumbuhan miselium jamur shiitake. Konsentrasi optimum media air cucian beras yang dapat menghasilkan koloni miselium jamur shiitake paling baik dengan kecepatan pertumbuhan miselium sebesar 0,39 cm yaitu pada media air cucian beras konsentrasi 100% yang menunjukkan pertumbuhan miselium yang sangat rapat dan membentuk koloni. Konsentrasi air cucian beras 100% dapat dijadikan media alternatif perbanyakan kultur murni jamur shiitake.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Air Cucian Beras; Jamur Shiitake; Kultur Jaringan; Lentinula Edodes; Miselium;
Subjects: Physiology > Tissue Culture
Microorganisms > Fungi, Eumycophyta
Specific Techniques of Agriculture > Plant Propagation
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Pertanian/Agroteknologi
Depositing User: ariza saputri
Date Deposited: 26 Mar 2019 00:41
Last Modified: 11 Apr 2019 06:54
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/19518

Actions (login required)

View Item View Item