Manajemen ekstrakurikuler di Madrasah: Penelitian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Bandung

Purnama, Ade Wawan (2016) Manajemen ekstrakurikuler di Madrasah: Penelitian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_ COVER.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3-DAFTAR ISI.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (472kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_ BAB II OK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (456kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (540kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)

Abstract

Ekstrakurikuler adalah bagian pembelajaran yang harus dikembangkan dengan baik, karena berkaitan dengan perkembangan bakat dan minat peserta didik. MIN 1 Kota Bandung adalah madrasah yang memiliki 18 cabang ekstrakurikuler, tetapi yang saat ini masih berjalan dengan baik yaitu tahfiz, marchingband, futsal, qasidah, pramuka, renang, sholat dhuha, study tour dan pesantren ramadhan. Kurangnya sarana prasarana dan pelatih mengakibatkan ada beberapa ekstrakurikuler tidak berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) latar alamiah MIN 1 Kota Bandung, (2) kebijakan ekstrakurikuler, (3) perencanaan ekstrakurikuler, (4) pelaksanaan ekstrakurikuler, (5) evaluasi ekstrakurikuler, (5) hasil dari pelaksanaan manajemen ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan-kegiatan peserta didik di luar jam pelajaran yang dilaksanakan di madrasah atau di luar madrasah, dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan dan dapat menjadi barometer perkembangan/kemajuan madrasah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Peneliti mendeskripsikan temuan-temuan dari fenomena yang terjadi di lapangan dengan menggunkan teknik pengamatan, wawancara dan study dokumentasi. Sumber data utama adalah kepala madrasah sebagai key informant. Dilanjutkan dengan snowball process yaitu koordinator umum, koordinator khusus dan pelatih. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya beberapa tahapan dalam manajemen ekstrakurikuler di Madrasah. Pada tahap perencanaan meliputi: menentukan jenis kegiatan ekstrakurikuler, jadwal, tujuan, rekrutmen pelatih, penilaian dan pengawasan. Tahapan kedua meliputi: kebijakan pihak sekolah khususnya kepala madrasah dalam menentukan pada hari sabtu tidak ada proses belajar mengajar seperti biasa melainkan di isi oleh berbagai cabang kegiatan ekstrakurikuler. Pelaksanaan meliputi: pengkoondisian siswa, tahapan kegiatan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Tahapan evauasi meliputi: evaluasi perminggu, pertengah semester dan pertahun. Faktor penghambat dari ekstrakurikuler yaitu kurangnya sarana prasarana dan pelatih sehingga ada beberapa cabang ekstrakurikuler yang saat ini tidak berjalan. Sedangkan faktor pendukungnya yaitu semangat siswa dalam keikutsertaan kegiatan ekstrakurikuler, terbukti dari kehadiran. Serta komitmen dari para pelatih akan kewajibannya dalam melaksanakan tugas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Ekstrakurikuler; Fenomena; Tahfidz; Marchingband
Subjects: Education > Organization of Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 01 Apr 2019 07:25
Last Modified: 01 Apr 2019 07:25
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/19615

Actions (login required)

View Item View Item