Peranan majelis taklim dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat: Studi deskriptif pada majelis taklim At-Taubah Desa Kebonjati Sumedang

Lukman, Saeful (2018) Peranan majelis taklim dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat: Studi deskriptif pada majelis taklim At-Taubah Desa Kebonjati Sumedang. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (748kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (624kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (792kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (277kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (109kB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA Dakwah merupakan kewajiban seluruh umat manusia yang ada di muka bumi ini untuk menyampaikan ayat-ayat Allah. Dakwah sebagai usaha untuk meningkatkan pemahaman tentang keagamaan guna dapat mengubah pandangan hidup manusia. Salah satu usaha untuk memberikan pemahaman tentang keagamaan yaitu melalui kegiatan majelis taklim. Majelis taklim At-Taubah diresmikan di Sumedang pada hari senin 30 November 2015 bertepatan dengan tanggal 8 Safar 1437 H. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemahaman tentang keagamaan masyarakat di lingkungan rw 03 desa Kebonjati. Secara lebih terperinci penelitian ini bertujuan untuk mengetahui materi yang disampaikan da’i dalam majelis taklim untuk meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, metode yang menjadi pijakan dalam pelaksanaan, dan untuk mengetahui hasil yang diperoleh mad’u dalam mengikuti kegiatan pengajian tersebut. Penelitian ini mengacu pada asumsi Asmuni Syukri yang menjelaskan tentang 3 (tiga) bahasan pokok yang menjadi materi dakwah, diantaranya tentang akidah, syariah, dan akhlak. Selain itu mengacu pada QS. An-Nahl ayat 125 yang menjelaskan tentang 3 (tiga) metode dakwah, yaitu: bil hikmah, bil mau ‘idzah hasanah, dan bil mujadalah. Dalam keberhasilan aktivitas dakwahnya mengacu pada model Jalaludin Rahmat mengenai 5 tanda keberhasilan dakwah, yakni: menimbulkan pengertian, menimbulkan kesenangan, menimbulkan pengaruh, menimbulkan hubungan yang semakin baik, dan menimbulkan tindakan atau respon. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap majelis taklim At-Taubah dapat diketahui bahwa majelis taklim berperan sebagai lembaga non formal yang berada ditengah-tengah masyarakat memberikan kontribusi yang cukup besar bagi perkembangan pemahaman keagamaan pada masyarakat desa Kebonjati. Dari segi ibadah dapat diketahui dari penuturan jemaahnya bahwa majelis taklim At-Taubah berperan menjadikan para jemaahnya semakin rajin dan taat dalam beribadah, kemudian dari segi keimanan, majelis taklim At-Taubah juga memberikan dampak positif bagi jemaahnya seperti menjadikan mereka lebih meningkatkan keimanan dan memberikan ketenangan hati. Sedangkan dalam kegiatan sosial majelis taklim At-Taubah juga memiliki peran dalam meningkatkan hubungan yang baik antar masyarakat yang menumbuhkan jiwa sosial semakin tinggi. ENGLISH The purpose of this study was to determine the understanding of the religious community in RW 03 Kebonjati village. In more detail this research aims to find out the material presented by the da'i, the method that becomes the basis for its implementation, and to find out the results obtained by mad'u in participating in the taklim assembly activities. The research method used in this research is descriptive qualitative method. This is to find out clearly about the description of the understanding of thoughts that will occur in the future, namely the role of the Majelis Taklim At-Taubah in improving religious understanding and patterns of behavior of the people in the village of Kebonjati, Sumedang. The results of the research carried out on the At-Taubah taklim assembly can be seen that the taklim assembly acting as a non-formal institution in the midst of the community contributed significantly to the development of religious understanding in the Kebonjati village community. This can be seen from the changes in both the attitude and behavior of the people who are increasingly religious.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Peranan; Majelis Taklim; Pemahaman Keagamaan;
Subjects: Islam > Da'wah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: saeful lukman
Date Deposited: 04 Apr 2019 07:58
Last Modified: 04 Apr 2019 08:02
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/19654

Actions (login required)

View Item View Item