Konsep Tawakal dalam Al-Qur’an: Studi analisis semantik tentang lafazh-lafazh tawakal beserta derivasinya dalam Al-Qur’an dan kandungan maknanya dalam pendidikan

Sudibyo, Muhammad Aziiz (2018) Konsep Tawakal dalam Al-Qur’an: Studi analisis semantik tentang lafazh-lafazh tawakal beserta derivasinya dalam Al-Qur’an dan kandungan maknanya dalam pendidikan. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (738kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (986kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (62kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB) | Request a copy

Abstract

Tidak diragukan lagi bahwa Al-Qur’an yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW memiliki berbagai keistimewaan. Di antara keistimewaan yang terpenting adalah Al-Qur’an menjadi petunjuk dan cahaya yang di dalamnya terdapat berbagai makna, hikmah, dan rahasia. Allah SWT telah memerintahakan kepada kaum muslimin untuk mendataburi dan memahami berbagai makna dan maksud yang terkandung dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu barang siapa yang ingin mentadaburi dan memahami berbagai makna yang terkandung dalam Al-Qur’an, hendaklah ia mempelajari ilmu bahasa Arab beserta cabang-cabangnya seperti ilmu nahwu, shorof, semantik, dan sebagainya, karena bahasa Arab memiliki aturan khusus dalam memahami berbagai makna dalam Al-Qur’an. Perlu diketahui bahwa Al-Qur’an tidak terlepas dari berbagai makna kata yang beragam. Di antara berbagai lafazh yang banyak terdapat dalam Al-Qur’an adalah lafazh tawakal beserta derivasinya. Maka untuk menyingkap berbagai rahasia dan keistimewaannya, kita harus mendalami maknanya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui makna leksikal dan kontekstual dari lafazh tawakal beserta derivasinya yang terdapat dalam Al-Qur’an dan mengetahui kandungan maknanya dalam konteks pendidikan. Penelitian ini berdasarkan kerangka pemikiran bahwa mengetahui berbagai makna lafazh tawakal baik makna leksikal maupun kontekstual itu perlu merujuk kepada ilmu dilalah, yaitu ilmu yang membahas tentang makna sebuah kata. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian ini menggunakan ilmu dilalah, karena makna merupakan objek kajiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis semantik yang mana metode ini banyak digunakan oleh para peneliti dalam meneliti berbagai buku, majalah, maupun koran. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah teknik studi pustaka. Penulis melakukan analisis terhadap berbagai makna lafazh dan metode objektif atau metode yang digunakan dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tema tertentu. Penulis pun menggunakan metode analisis konten, yaitu penelitian yang dilakukan melalui cara membenarkan atau merubah apa-apa yang berhubungan dengan teori-teori atau yang berhubungan dengan tema penelitian. Setelah penulis melakukan analisis mengenai lafazh tawakal beserta derivasinya yang terdapat dalam Al-Qur’an, maka diperoleh hasil sebagai berikut: 1). Lafazh tawakal secara leksikal menunjukan makna al-taslim, al-tafwidh, al-i’timad, al-istislam, dan al-tsiqoh. 2). Lafazh tawakal beserta derivasinya dari segi makna kontekstual menunjukan berbagai macam makna, yaitu tafwidh al-amri wa al-i’timad ‘alaih, al-amru bi al-tawakkul ‘ala Allahi, al-hâfizh atau al-hafîzh, al-rab, al-musallith, al-syahid, al-kafil, ahlu al-tawakkul, dan tafwidh al-amri ila ghairihi. Dan di antara tema-tema penggunaan lafazh tawakal dalam Al-Qur’an adalah Allah SWT telah menyandingkan tawakal dengan tiga prinsip agama yaitu iman, islam, dan ihsan, kemudian antara tawakal dengan tauhid, hidayah, takwa, do’a, sabar, dan ibadah. Allah SWT juga telah memerintahkan nabi-Nya dan para nabi sebelumnya untuk bertawakal, dan Allah menjadikan tawakal sebagai syiar bagi hamba-Nya yang beriman dan memuji orang-orang yang bertawakal. 3). Adapun kandungan pendidikan dari lafazh tawakal dalam Al-Qur’an terdapat dalam surat At-Taubah ayat 128-129 dan surat Ali Imran ayat 159 yang menjelaskan tentang pentingnya memiliki sifat tawakal bagi seorang guru dan pelajar, dimana hendaknya bagi seorang guru dan pelajar untuk bersungguh-sungguh dan mengerahkan seluruh kemampuannya dalam kegiatan belajar mengajar dan jangan sampai berputus asa, kemudian setelah berusaha dengan semaksimal mungkin selanjutnya menyerahkan semua urusannya itu kepada Allah dan bersandar kepada-Nya karena Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Tawakal; Semantik; Makna; Pendidikan;
Subjects: Bahasa Arab
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: muhammad aziiz sudibyo
Date Deposited: 10 Apr 2019 02:01
Last Modified: 10 Apr 2019 07:50
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/19717

Actions (login required)

View Item View Item