Pengaruh bimbingan kelompok melalui permainan ucing sumput terhadap kecerdasan emosional anak: Penelitian pada anak usia 7-11 tahun di Komunitas Permainan Tradisional Hong Kab Bandung

Fatimah, Fitri (2015) Pengaruh bimbingan kelompok melalui permainan ucing sumput terhadap kecerdasan emosional anak: Penelitian pada anak usia 7-11 tahun di Komunitas Permainan Tradisional Hong Kab Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (693kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (725kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (445kB)

Abstract

Pengaruh modernisasi telah merubah pola permainan anak-anak, perubahan pola permainan dari permainan tradisional kearah permainan modern menyebabkan perubahan pada diri anak-anak. Permainan modern yang berkembang saat ini membuat anak-anak mengalami kekurangan komunikasi dengan teman sebayanya dan cenderung bersikap individualis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dari bimbingan kelompok yang dilakukan dikomunitas permainan tradisional Hong pada anak usia 7-11 tahun terhadap kecerdasan emosional melalui media permainan tradisional Ucing Sumput. Untuk mencapai hasil yang optimal proses bimbingan masih dipengaruhi oleh media yang digunakan, untuk itu pemliihan media yang tepat dan disesuaikan dengan konseli sangat penting. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori bermain psikoanalisa dari Sigmund Freud. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan observasi partisipasi aktif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota komunitas sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 30 anggota dengan usia 7-11 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, Focus Group Disscusion (FGD), psikotest yang dilakukanolehahlipsikologi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Proses bimbingan diawali dengan pembukaan kemudian pembimbing mengarahkan anak-anak untuk bermain Ucing Sumput setelah itu pembimbing memberikan materi yang tidak terlepas dari permainanya kini lebih menerapkan makna dari permainan itu sendiri yang mengedepankan pada kecerdasan emosional. Sedangkan metode yang digunakan dalam kegiatan bimbinganya itu menggunakan metode langsung. Dalam pelaksanaannya pembimbing memperhatian alur permainan dan sikap anak-anak dalam bermain Ucing Sumput. (2) Tanggapan responden bimbingan kelompok melalui permainan Ucing Sumput terhadap kecerdasan emosional berada pada rentang 64,44 persen sampai dengan 82,22 persen yakni sebesar 77,74 persen dan berada pada kategori tinggi.Berdasarkan diagram analisis data diperoleh estimasi sebesar 0,041 atau 0,0412=17 persen yang memiliki arti bahwa Bimbingan Kelompok Melalui Permainan Ucing Sumput memberikan pengaruh sebesar 17 persen terhadap Kecerdasan Emosi, sedangkan sisanya sebesar dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati peneliti.Selain itu, proses diskusi kelompok dengan metode Focus Group Disscusion (FGD) oleh relawan dalam kurun waktu satu minggu dengan empat kali pertemuan menghasilkan data bahwa dari kelima aspek kecerdasan emosional, aspek empati dan membina hubungan adalah aspek yang dominan pada responden.Dari hasil psikotest yang dilakukan oleh relawan ahli psikologi didapat 18 responden berada pada kategori normal dan sisanya berada pada kategori dull normal. berdasarkan dari penelitian ini diketahui bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari bimbingan kelompok melalui permainan Ucing Sumput terhadap kecerdasan emosional anak usia 7-11 tahun. Untuk itu diharapkan pembimbing bisa menumbuh kembangkan dan melestarikan permainan tradisional sebagai media bimbingan untuk anak-anak karena permainan tradisional mampu bersaing dengan permainan modern.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pola; Tradisional; Modern
Subjects: Islam > Da'wah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 15 Apr 2019 02:39
Last Modified: 15 Apr 2019 02:39
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/19783

Actions (login required)

View Item View Item