Komunikasi dakwah pesantren tradisional dalam penyebaran Agama Islam : Penelitian di Pondok Pesantren Bustanul Wildan Cileunyi Kab. Bandung

Saini, Taufik Rahman (2015) Komunikasi dakwah pesantren tradisional dalam penyebaran Agama Islam : Penelitian di Pondok Pesantren Bustanul Wildan Cileunyi Kab. Bandung. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (378kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (285kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftar isi.pdf

Download (213kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
4_bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (483kB)
[img] Text (BAB II)
5_bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (628kB)
[img] Text (BAB III)
6_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (358kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (885kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (416kB)

Abstract

INDONESIA : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data empiris, potensi masalah di lapangan berkenaan dengan problem dakwah yang berkembang dalam penyebaran Agama Islam. Penyebaran yang dimaksudkan adalah sebagai penyebaran ajaran Islam melalui pengajian kitab-kitab klasik, pengajian di majelis taklim kepada santri dan santriwati yang tinggal di pesantren Bustanul Wildan maupun terhadap masyarakat di sekitarkanya dan juga penyebaran lewat tradisi khas pesantren tradisional seperti tahlilan,berzanji, rajaban, muludan dan acara lainya. Dalam berbagai acara dipesantren ini, sering kali masyarakat disekitar ikut serta dalam kegaitan ini. Sampai saat ini pesantren Butanul Wildan masih bisa mempertahankan ketradisionalannya, walaupun banyak pesantren tradisional yang lainya sudah berganti baju menjadi pesantren modern dan pendidikan sekolah formal karena faktor tuntutan jaman saat ini. Oleh sebab itu, Pesantren Bustanul Wildan menjadi menarik bagi peneliti sebagai objek penelitian yang berhubungan. Penelitian dilaksanakan di pondok Pesantren Bustanul Wildan. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma konstruktivis (kualitatif) . paradigma konstruktivis, yaitu paradigma yang hampir merupakan antithesis dari paham yang meletakkan pengamatan dan objektivitas dalam menemukan suatu realitas atau ilmu pengetahuan. Penelitian ini mengunakan metode Studi kasus. Sumber data primer, yaitu data-data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak terkait, yaitu: Kyai, guru dan Santri pondok Pesantren Bustanul Wildan. Pengumpulan data dalam peneliti ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, lalu dianalisis dengan teknik triangulasi yaitu menggabungkan ketiga hasil data sementara dari observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dikumpulkan untuk membuat sebuah kesimpulan sementara. Kemudian data-data tersebut diolah dan direvisi kembali dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu: Pertama, Pesantren Bustanul Wildan dalam penyebaran agama Islam yaitu pola komunikasi aksi, interaksi dan transaksi. Pola komunikasi aksi terjadi dalam proses berbelajaran badongan dan pasaran yang bersifat satu arah dari kyai kepada santri. sedangkan pola komunikasi interaksi berlangsung dalam proses pembelajaran sorogan. Pola komunikasi interaksi menunjukkan adanya feed back berupa respon dari partisipan komunikasi antara kyai dan santri. Selain itu, budaya pola komunikasi interaksi ini lebih dominan diperankan oleh kyai daripada santri. ada pun yang terakhir adalah pola komunikasi transaksi, yaitu ketika adanya pengajian bahtsa’ul masa’il. Pola komunikasi transaksi ketika saling mempengaruhi satu sama lain atau komunikasi banyak arah. Kedua, Bentuk komunikasi pesantren tradisional Bustanul Wildan dalam penyebaran agama Islam adalah komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang bertatap muka secara langsung antara kyai dengan santri melalui kegiatan silaturrahmi dan minta doa. Adapun bentuk komunikasi kelompok yang ada di pesantren Bustanul Wildan adalah komunikasi yang dilakukan dalam acara pengajian dan pembelajaran di pesantren. ENGLISH : This research is motivated by empirical data, the potential for problems in the field with regard to the growing problem of propaganda in the spread of Islam. Deployment is meant as the spread of Islam through the study of classical texts, recitals in taklim to male and female students who live in boarding Bustanul Wildan as well as to the communities in surrounding and also spread through the typical tradition traditional pesantren like tahlilan, berzanji, Rajaban, Muludan and other events. This pesantren in various events, often the surrounding community participated in this credible form. Until now boarding Butanul Wildan can still maintain traditionality, although many other traditional schools already changed clothes into modern schools and the formal school education because of the demands of the current era. Therefore, Pesantren Bustanul Wildan be of interest to researchers as objects related research. Research conducted at the Islamic Schools Bustanul Wildan. The paradigm used in this study is a constructivist paradigm (qualitative). constructivist paradigm, the paradigm is almost an antithesis of understanding that lays the observation and objectivity in finding a reality or science. This research uses the case study method. Sources of primary data, it data obtained from interviews with relevant parties, namely: Kyai, teachers and boarding school students Bustanul Wildan. Collecting data in this research using data collection techniques by observation, interview and documentation. Once the data is collected and analyzed by triangulation techniques which combine the third interim data results of observation, interviews and documentation then aggregated to create a provisional conclusion. Then the data is processed and revised using a qualitative approach. The conclusions of this research are: First, Pesantren Bustanul Wildan in the spread of Islam that is the communication patterns of action, interaction and transaction. Communication patterns of action occurs in the process teaching badongan and the market that is a direction of the clerics to students. whereas the communication patterns of interaction takes place in the learning process sorogan. Communication patterns of interaction shows the feed back in the form of a response from the participants of communication between the clerics and students. In addition, cultural communication patterns of interaction is more dominant than the clerics played by students. there is also the last one is the communication patterns of transactions, namely when the recitals bahtsa'ul masa'il. Communication patterns of transactions when mutually influence one another or communication in many directions. Second, the traditional Islamic form of communication Bustanul Wildan in the spread of Islam is interpersonal communication and group communication. Interpersonal communication is face to face communication directly between clerics with students through activities silaturrahmi and ask for prayer. The form of communication groups in pesantren Bustanul Wildan is a communication made in the event of study and learning in schools.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi dakwah; pesantren tradisional; penyebaran Agama Islam
Subjects: Islam > Da'wah
Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Zulfa Sofyani Putri
Date Deposited: 15 Apr 2019 04:21
Last Modified: 15 Apr 2019 04:21
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/19810

Actions (login required)

View Item View Item