Tasawuf dan spiritualisme kerja: Studi terhadap doktrin-doktrin tasawuf dan implementasinya dalam membangun spiritualitas kerja pada Tarekat Idrisiyah di Tasikmalaya

Nurdin, Eep Sopwana (2018) Tasawuf dan spiritualisme kerja: Studi terhadap doktrin-doktrin tasawuf dan implementasinya dalam membangun spiritualitas kerja pada Tarekat Idrisiyah di Tasikmalaya. doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (243kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (544kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (584kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (845kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (718kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI)
9_bab6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (502kB) | Request a copy

Abstract

Dunia usaha dan ekonomi adalah dunia yang penuh dengan kompetisi dan persaingan mengejar keuntungan yang tidak bisa dihadapi hanya dengan sikap pasrah. Sedangkan sufisme adalah cara hidup yang menekankan pada upaya pendekatan diri kepada Allah secara intens, dengan menjauhkan diri dari hal-hal yang bersifat duniawi. Keduanya berbanding terbalik dan tidak bisa disatukan. Namun disinilah letak kekhasan dari tarekat Idrisiyah dengan program pemberdayaan ekonomi umatnya itu. Dalam kiprahnya, tarekat ini mencoba untuk mengharmoniskan kedua perbedaan itu ke dalam sebuah simponi yang apik di pentas kehidupan dunia. Disertasi ini difokuskan pada bagaimana doktrin sebuah tarekat mampu menciptakan atau membangun spiritualitas kerja sehingga etos kerja meningkat. Hemat dan keikhlasan meningkatkan produktivitas. Dengan mengaitkan dengan Tuhan, keberkahan akan dirasakan sehingga menambah gairah dan disiplin kerja. Sumber utama disertasi ini adalah data-data lapangan, dokumentasi, hasil wawancara dan sumber-sumber lainnya yang berkenaan dengan tarekat ini. Data-data itu dibaca dengan teori-teori ilmu sosial, khususnya teori tentang pemberdayaan ekonomi, dan menggunakan paradigma sosiologi agama, dengan pendekatan fenomenologi. Disertasi ini membuktikan bahwa tarekat, dengan segala potensi strategis yang dimilikinya, dapat memainkan peran ganda sebagai respon terhadap berbagai persoalan yang timbul di masyarakat sekitarnya. Tarekat, tidak hanya dapat berperan sebagai agent of spirituality and morality, tapi juga sebagai agent of social change, termasuk sebagai agent of economic empowerment (agen pemberdayaan ekonomi). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tarekat Idrisiyah, salah satu aliran di dalam tasawuf yang selain mengamalkan ritual ibadah sesuai dengan amalan-amalan yang biasa dilakukan di dalam tarekat, namun juga mempunyai konsentarsi untuk membangun dan membentuk manusia menjadi insan yang handal dalam berbagai bidang baik dalam bidang agama, pendidikan, sosial kemasyarakatan, maupun dalam bidang ekonomi yang tetap berprinsip dan berpegang teguh pada nilai-nilai iman, Islam, dan ihsan. Dalam upaya pemberdayaannya, tarekat ini telah melakukan pelebaran fungsional terhadap kelembagaan tarekat, yaitu dengan melakukan reinterpretasi dan kontekstualisasi ajaran, rekonstruksi sistem kelembagaan, dan memperluas bidang dakwahnya dengan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pemecahan masalah (problem solving). Prinsip tawâzun yang banyak mewarnai tema-tema pokok ajaran tarekat ini mampu meningkatkan etos kerja jamaahnya dan menjadi dasar bagi kegiatan ekonomi. Perilaku ekonomi mereka bisa menjadi petunjuk bagaimana sebuah sistem kekuasaan spiritual mampu memberi landasan yang kuat bagi pengembangan sistem ekonomi produktif. Pemberdayaan ekonomi tarekat ini didasarkan pada konsep ekonomi khas tarekat Idrisiyah, dan selanjutnya menjadi dasar bagi strategi pendekatan, dan pola-pola pemberdayaan ekonomi, yang meliputi pemberian bantuan modal usaha, pembinaan dan pendidikan, pengembangan unit usaha dan membangun kemitraan. Pola-pola pemberdayaan tersebut telah berhasil menjadi katalisator dan dinamisator bagi peningkatan ekonomi jamaah, sehingga mampu mengatasi problem paling dasar dalam memenuhi kebutuhan pangan, sandang dan papan.

Item Type: Thesis (doktoral)
Uncontrolled Keywords: Tasawuf; Spiritualitas; Etos Kerja;
Subjects: Islam
Islam > Islam and Economics
Islam > Sufism
Divisions: Pascasarjana Program Doktor > Program Studi Perbandingan Agama
Depositing User: Eep Sopwana Nurdin
Date Deposited: 10 May 2019 07:31
Last Modified: 10 May 2019 07:31
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/20225

Actions (login required)

View Item View Item