Perancangan posisi penangkal petir pada gedung Fakultas Sains dan Teknologi UIN SGD Bandung dengan metode rolling sphere.

Karisma, Eky (2016) Perancangan posisi penangkal petir pada gedung Fakultas Sains dan Teknologi UIN SGD Bandung dengan metode rolling sphere. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (467kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (805kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (751kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (612kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (976kB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (842kB)
[img] Text (BAB VI)
9_BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (395kB)

Abstract

INDONESIA Kondisi meteorologis Indonesia memang sangat ideal bagi terciptanya petir karena letaknya berada di khatulistiwa yang panas dan lembab. Aktivitas petir di Indonesia tergolong kedalam aktivitas petir tertinggi di Dunia yaitu mencapai 100 – 200 hari pertahun bahkan kerapatan petir-petir di Indonesia juga sangat besar yaitu 12 km2 pertahun, artinya setiap luas area 1 km2 memiliki potensi menerima sambaran petir sebanyak 12 kali tiap tahunnya sehingga Indonesia dikenal dengan sarang petir dunia. Rolling sphere merupakan metode untuk menentukan posisi penempatan terminasi udara pada sebuah gedung bertingkat dengan menentukan r sebagai radius jari – jari bola yang didapat dari data kuat petir diwilayah setempat. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa ada bagian dari gedung yang tidak terproteksi oleh system proteksi petir, dengan menempatkan terminasi udara disamping gedung memungkinkan setiap sudut gedung fakultas sains dan teknologi, gedung auditorium dan gedung syariah UIN SGD Bandung terproteksi. Dengan menempatkan terminasi udara disamping gedung maka radius zona proteksi bertambah menjadi 60,57 M ke kiri, 61 M ke kanan, 54,98 M ke depan dan 51 M ke belakang. ENGLISH The meteorology condition in indonesia is so ideal to create a lighting because the location in khatulistiwa and the weather are hot and humid. Lighting’s activity in Indonesia was classified to the most high in the world its getting on 100-200 day/year and also the density of lighting is bigger its getting on 12 km2, its mean every 1 km2 area have a potention to accept the lighting for 12 in every year, so the world called that indonesia as the lghtning’s central. Rolling sphere is a method for determine to set termination air’s position at multistoried building, with detremine r as radian circuit which get from the strong’s lightning data in there distric. In this study research obtained the result that there is a part from building where is not unprotection by lighting’s protection system with determine air termintion beside the building, its enable in every angles from faculty of sains and technology’s building, auditorioum and syari’ah uin sgd bdg build has protection. By placing the building in addition to the air termination radius protection zone increased to 60.57 M to the left, 61 M to the right, 54.98 M to 51 M to the front and rear.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: terminasi udara; rolling sphere; gedung fakultas sains dan teknologi gedung auditorium dan gedung syariah;
Subjects: Applied Physics > Electronics
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Teknik Elektro
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 30 May 2019 09:37
Last Modified: 30 May 2019 09:37
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/20765

Actions (login required)

View Item View Item