Pengaruh dana perimbangan terhadap belanja daerah di Kabupaten Bandung Pada Tahun 2006-2015

Rejeki, Anne Sri (2017) Pengaruh dana perimbangan terhadap belanja daerah di Kabupaten Bandung Pada Tahun 2006-2015. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (593kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[img] Text (BAB III)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (661kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB)

Abstract

INDONESIA Pemerintah pusat memberikan bantuan kepada setiap daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk pemerintahan Kabupaten Bandung untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi yang bersumber dari APBN yang disebut dana perimbangan. Fenomena yang terjadi dalam penelitian ini yaitu terjadi ketidak konsistenan realisasi penerimaan dana perimbangan sehingga mempengaruhi realisasi pengeluaran belanja daerah pada dinas pendapatan dan pengelolaan keuangan (DPPK) Kabupaten Bandung pada tahun 2006 hinga tahun 2015. Hal ini dibuktikan dengan realisasi dana perimbangan yang terus mengalami peningkatan, tetapi tidak diimbangi dengan belanja daerah yang mengalami fluktuatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui besarnya pengaruh parsial serta simultan dana bagi hasil, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus dalam dana perimbangan terhadap belanja daerah di Kabupaten Bandung pada tahun 2006-2015. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu dana perimbangan sebagai variabel X dan belanja daerah sebagai variabel Y. Penulis menggunakan teori dana perimbangan dari Nurcholis (2007) yang terdiri dari dimensi-dimensi diantaranya dana bagi hasil, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus. Sedangkan untuk variabel belanja daerah, penulis teori dari Baldric (2015) yang terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak lansung. Metode penelitian menggunakan metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi dan studi kepustakaan guna mendapatkan data sekunder yang dibutuhkan. Pengujian statistik yang digunakan adalah dengan uji asumsi klasik, uji parsial dengan analisis regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi, dan uji simultan dengan analisis regresi berganda, uji f, dan koefisien determinasi. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial variabel dana bagi hasil tidak berpengaruh terhadap belanja daerah karena thitung (0,750) < ttabel (2,447) dengan taraf signifikansi 0,475 > 0.05 maka H0 diterima, variabel dana alokasi umum secara parsial berpengaruh terhadap belanja daerah karena thitung (7,034) > ttabel (2,447) dengan taraf signifikansi 0,000 < 0.05 maka H0 ditolak, dan variabel dana alokasi khusus secara parsial berpengaruh terhadap belanja daerah karena thitung (4,116) > ttabel (2,447) dengan taraf signifikan 0,003 < 0.05 maka H0 ditolak. Secara simultan dapat disimpulkan bahwa dana bagi hasil, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus berpengaruh secara silmultan terhadap belanja daerah karena Fhitung (20,725) > Ftabel (4,74) dengan taraf signifikansi 0,001 < 0.05, maka H0 ditolak dengan presentase pengaruh variabel X (dana bagi hasil, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus) terhadap variabel Y belanja daerah sebesar 91,2 % sedangkan 8,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti. ENGLISH The central government provides assistance to every region both province and district/ city, including the Bandung Regency government to fund the needs of the region in decentralization implementation that comes from the Indonesian Budget (APBN in Bahasa) called balancing fund. The phenomenon that occurred in this research is inconsistent realization balancing fund revenue that influence the Local Government budget in the Office for Management of Revenue and Finance (DPPK in Bahasa) Bandung Regency in 2006 until 2015. This is evidenced by the balancing fund that continue to increase but not offset with the Local Government Budget fluctuation. The aim of this research is to analyze and discover the magnitude of partial influence and simultaneously of revenue sharing fund, general allocation fund and specific allocation fund on balancing fund towards the Local Government Budget in Bandung Regency in 2006-2015. This research consists of two variables, namely balancing fund as X variable and the Local Government Budget as Y variable. The author using theory of balancing fund from Nurcholis (2007) which consists of dimensions, such as revenue sharing fund, general allocation fund, and specific allocation fund. While for the Local Government Budget variable, the author using theory from Baldric (2015) which consists of direct expenditure and indirect expenditure. This research using associative method with quantitative approach. Data collection technique which conducted in this research are observation and literature study to obtain the secondary data. The statistical test used is classical assumption testing, partial test with simple linear regression analysis, t test, and determination coefficient, and simultaneous test with multiple regression analysis, f test, and determination coefficient. Hypothesis test results show that partially revenue sharing fund variable does not affect towards the Local Government Budget due to t count (0,750) < t table (2.447) with a significance level 0,475 > 0.05 then H0 accepted, the General Allocation Fund variable partially influence towards the Local Government Budget due to t count (7,034) > t table (2,447) with significance level 0,000 < 0.05 then H0 is rejected, and the Specific Allocation Fund variavle partially influence significantly positive towards the Local Government Budget due to t count (4,116) > t table (2,447) with significance level 0,003 > 0.05 then H0 be accepted. Simultaneously it can be concluded that the revenue sharing fund, general allocation fund and specific allocation fund influence silmultaneously towards the Local Government Budget due to Fcount (20,725) > F table (4,74), then H0 is rejected by percentage of influence of variable X (revenue sharing fund, general allocation fund and specific allocation fund) towards variable Y the Local

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Dana Perimbangan ; Dana Bagi Hasil; Dana Alokasi Umum; Dana Alokasi Khusus; Belanja Daerah;
Subjects: Public Administration > Public Administration in Indonesia
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Negara
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 27 Jun 2019 00:42
Last Modified: 27 Jun 2019 00:42
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/21173

Actions (login required)

View Item View Item