Intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran Tajwid hubungannya dengan kemampuan membaca Al-Qur'an : Penelitian pada Santri Kelas VII Panti Asuhan Multazam Kelurahan Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung 40192

Erih, Erih (2019) Intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran Tajwid hubungannya dengan kemampuan membaca Al-Qur'an : Penelitian pada Santri Kelas VII Panti Asuhan Multazam Kelurahan Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul Kota Bandung 40192. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (414kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (487kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (446kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (718kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (652kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (858kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (382kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB) | Request a copy

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Panti Asuhan Multazam Bandung diperoleh informasi bahwa dalam kegiatan pembelajaran tajwid tidak hanya melihat dari aspek kognitifnya saja melainkan pendekatan afektif juga harus diperhatikan misalnya ditinjau dari intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid diantaranya melalui beberapa aspek yakni durasi kegiatan, frekuensi kegiatan serta arah sikap. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid yang memiliki tingkat intensitas tinggi akan tetapi masih ada sebagian santri yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang rendah seperti halnya masih kurang dalam penguasaan huruf hijaiyyah, penguasaan makharijul huruf, kurang menguasai ilmu tajwid serta belum lancar dalam membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui realitas intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid, mengetahui realitas kemampuan membaca Al-Quran dan realitas hubungan intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid dengan kemampuan membaca Al-Qur’an. Penelitian ini didasarkan pada asumsi teori bahwa intensitas merupakan suatu kegiatan atau usaha yang dilakukan seseorang untuk mencapai tujuan yang diharapkannya. Maka dalam penelitian ini intensitas yang dilakukan adalah intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid sebagai upaya perubahan tingkah laku atau pengembangan diri dalam hal kemampuan membaca Al-Quran. Oleh sebab itu, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah semakin tinggi intensitas satri dalam mengikuti pembelajaran tajwid, maka akan semakin baik pula kemampuan membaca Al-Qur’an mereka. Metode yang peneliti gunakan adalah metode deskriptif korelatif dengan sampel berjumlah 30 santri panti Asuhan Multazam kelas VII. Pengumpulan datanya dengan menggunakan observasi, angket, tes, wawancara dan studi kepustakaan. Adapun untuk analisis datanya dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasi. Setelah dilakukan analisis, dapat disimpulkan bahwa: (1) Realitas intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid skor 3,87 dan berkualifikasi tinggi karena berada dalam interval 3,40-4,19. (2) Realitas kemampuan membaca Al-Quran ditunjukan dengan skor 74,60 dan berkualifikasi baik karena berada dalam interval 70-79. (3) Realitas hubungan intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid dengan kemampuan membaca al-Qur’an diperoleh koefisien korelasinya termasuk pada kategori rendah dengan angka korelasi sebesar 0,34 yang berada pada interval 0,21 – 0,40. Hipotesisnya ditolak artinya bahwa intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid tidak memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kemampuan membaca Al-Qur’an berdasarkan nilai thitung 1,92 ≥ ttabel 2,004. Kemudian kadar pengaruh intensitas santri dalam mengikuti pembelajaran tajwid sebesar 6 %. Oleh karena itu masih ada faktor lain sebesar 94% yang mempengaruhi kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: intensitas; pembelajaran tajwid; kemampuan membaca Al-Qur’an
Subjects: Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Ilmu-ilmu Al-Qur'an
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Ilmu Qiraat dan Tajwid
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Erih Erih Erih
Date Deposited: 15 Jul 2019 02:19
Last Modified: 15 Jul 2019 02:19
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/21299

Actions (login required)

View Item View Item