Respons pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) terhadap dosis pupuk kascing dari spesies African Night Clawler (Eudrilus eugeniae) dan Tiger (Eisenia foetida)

Muwasah, Ramdhan (2019) Respons pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) terhadap dosis pupuk kascing dari spesies African Night Clawler (Eudrilus eugeniae) dan Tiger (Eisenia foetida). Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (348kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (122kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (484kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB) | Request a copy

Abstract

Sawi hijau (Brassica juncea L.) adalah tanaman yang sangat digemari oleh masyarakat indonesia. Produksi sawi semakin berkurang maka perlu adanya perbaikan pemupukan salah satunya dengan mnggunakan pupuk kascing yang mampu memperbaiki kualitas tanah dan mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman sawi. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.) terhadap dosis pupuk kascing dari spesies African Night Crawler (Eudrilus eugeniae) dan Tiger (Eisinia foetida) telah dilakukan di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat sejak bulan Februari sampai dengan Maret 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang terdiri dari dua faktor dengan empat kali ulangan. Faktor pertama adalah jenis cacing (j) terdiri atas dua taraf (j1= Cacing African Night Clawler) dan (j2= cacing Tiger). Faktor kedua adalah berbagai dosis pupuk kascing (k) terdiri dari empat taraf (k1= 10 t ha-1, k2= 20 t ha-1, k3= 30 t ha-1 k4= 40 t ha-1). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya interaksi antara dosis dan jenis cacing. Aplikasi dari kascing 10 t ha-1 dari spesies African Nght Clawler ataupun Tiger meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Cacing African Night Crawler; Cacing Tiger; Pupuk kascing; Dosis; Sawi hijau;
Subjects: Physiology > Plants and Microorganisms Physiology
Plants, Botany
Specific Topics of Plants > Plants of Indonesia
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Pertanian/Agroteknologi
Depositing User: Ramdhan muwasah
Date Deposited: 10 Jul 2019 01:35
Last Modified: 10 Jul 2019 01:35
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/21634

Actions (login required)

View Item View Item