Analisis proses perencanaan kebutuhan dan penganggaran barang milik daerah Pemerintah Kabupaten Bandung

Hayat ZA, Maya Nurul (2017) Analisis proses perencanaan kebutuhan dan penganggaran barang milik daerah Pemerintah Kabupaten Bandung. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_COVER.pdf

Download (386kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_ABSTRAK.pdf

Download (854kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_DAFTAR ISI.pdf

Download (458kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf

Download (624kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (879kB)
[img] Text (BAB II)
6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (586kB)
[img] Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
8_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (440kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (481kB)

Abstract

INDONESIA : Penelitian ini dilatarbelakangi penulis melihat telaahan staf berupa kerangka acuan kerja proyek perubahan “Optimasi Sistem Perencanaan dan Penganggaran Barang Milik Daerah Pemerintah Kabupaten Bandung” oleh Bapak Didin Tjahyadi, SE. Dalam perencanaan dan penganggaran barang milik daerah tersebut masih terdapat permasalahan yang harus ditangani baik internal dan eksternal organisasi yaitu pada bagian pengelolaan aset subbagiian analisa kebutuhan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis proses perencanaan kebutuhan dan penganggaran di Pemerintah Kabupaten Bandung khususnya pada bagian pengelolaan aset subbagian analisa kebutuhan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT yaitu melihat kekuatan (strengths), kelemahan (weakness), peluang (opportunities) dan ancaman (threat). Analisis SWOT menggunakan teknik atau alat yang disebut matriks SWOT untuk mengaudit atau menilai sebuah organisasi beserta lingkungannya. Dalam penelitian proses perencanaan kebutuhan dan penganggaran menggunakan teori asas-asas pengelolaan barang milik daerah yang dikemukakan oleh Chabib Soleh dan Heru Rochmansjah (2010:173) dan menggunakan analisis matriks SWOT yang diadaptasi dari Freddy Rangkuti (2014:83). Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi kepustakaan serta dokumentasi. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa proses perencanaan kebutuhan dan penganggaran Pemerintah Kabupaten Bandung pelaksanaanya belum optimal karena tidak terpenuhinya asas dalam pengelolaan barang milik daerah yaitu asas kepastian hukum. Sedangkan Berdasarkan analisis SWOT bagian pengelolaan aset subbagian analisa kebutuhan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung dalam menjalankan proses perencanaan kebutuhan dan penganggaran barang milik daerah, dapat menggunakan kekuatan dan peluang yaitu dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, kepastian nilai dan serta ketataaksanaan Standard Operating Prosedure (SOP) dengan pemanfaatan teknologi dan informasi dengan cara membangun komunikasi yang intensif dengan mitra kerja, menegakan peraturan melalui pemetaan barang milik daerah, dan pengikutsertaan inspektorat dan aparat pengawas intern memacu untuk melakukan penelitian rencana kebutuhan barang milik daerah (SKPD) dan penelaahan rencana kebutuhan barang milik daerah (pengelola aset) lebih baik. Dengan memanfaaatkan kekuatan dan peluang yang ada, lambat laut proses perencanaan kebutuhan dan penganggaran barang milik daerah dapat berjalan secara efektif dan efisien. Kelemahan-kelemahan yang paling dominan adalah sumber daya manusia yang kurang, baik itu dari segi sisi pendidikan, produktivitas kerja, sampai komunikasi antar pegawai. Selanjutnya instansi dapat menggunakan strategi untuk meminimalisir kelemahan dan memanfaatkan peluang yaitu memberi pendidikan latihan untuk mengelola barang milik daerah ke luar instansi, memanfaatkan teknologi dan sistem informasi untuk peningkatan layanan komunikasi antar pegawai dan konsistensi dalam menerapan reward dan punisment yang terdapat dalam peraturan yang berlaku. ENGLISH : Background of this research is review staff in the framework to reference change of work project “The Planning of Optimization System and Budgeting Regional’s Property of Bandung District Government” by Mr. Didin Tyahyadi, SE. In the planning and budgeting Regional’s property still many problems which have to handle both in organization internal and external namely on the asset management analysis requirements Regional Secretariat of Bandung District sub-division. The research is purpose to analyze the planning of requirements process and budgeting of Bandung District Government by SWOT analysis, namely strength (strengths), weakness (weakness), opportunities (opportunities) and threats (threat). The SWOT analysis using a technique or a tool is called SWOT Matrix to audit or to rate an organization and environment it. In research the process of planning needs and budgeting using the theory of principle management of local property proposed by Chabib Soleh and Heru Rochmansjah (2010: 173) and using SWOT matrix analysis adapted from Freddy Rangkuti (2014: 83). This research method is using descriptive research method with qualitative approach. Data collection technique used observation, interview, literature research and documentation. These of the results it can be known that the planning of requirements process and budgeting of the Bandung District Government implementation is not optimal because it does not fulfill the principle in the management of local property is the principle of legal certainty. While the results of SWOT analysis that is now part of the asset management sub-division analysis of the requirements of Bandung District Secretariat in the implementation of the planning of requirements of process and budgeting regional’s property can use the power and opportunities namely in improving transparency, accountability, assurance of value and also the Standard Operating Procedure (SOP) with the use of technology and information by building intensive communication with partners, enforcing regulations through mapping of regional property, the participation of the inspectorate and the internal supervise to better push and review do research the planning of requirements regional’s property (SKPD). By utilizing the strengths and opportunities that exist, gradually the process of planning needs and budgeting of local property can be done effectively and efficiently. The Weaknesses which most dominant is the deficient of human resources, both in terms of the education, labor productivity, and to communicate among employees. Furthermore, the institute can use a strategy to minimize the weaknesses and develop the opportunities namely give especially education to manage regional’s property to outside institutes, to develop of technology and information systems to increase service communication among employees and consistency in to apply reward and punishment which contained in the regulations.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kekuatan (Strengths); Kelemahan (Weakness); Peluang (Opportunities); Ancaman (Threat);
Subjects: Communities > Community Sociology
Accounting > Public Accounting
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Negara
Depositing User: rofita fita robi'in
Date Deposited: 31 Jul 2019 08:47
Last Modified: 31 Jul 2019 08:47
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/22368

Actions (login required)

View Item View Item