Pengaruh teknik penggorengan high pressure terhadap kadar akrilamida dalam pop corn yang dianalisis menggunakan metode KCKT

Mulyani, Astin (2013) Pengaruh teknik penggorengan high pressure terhadap kadar akrilamida dalam pop corn yang dianalisis menggunakan metode KCKT. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (121kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)

Abstract

Akrilamida diklasifikasikan sebagai zat organik berbahaya dan berpotensi menyebabkan penyakit kanker. Akrilamida ditemukan pada makanan berkarbohidrat tinggi dan diproses menggunakan suhu tinggi yakni suhu diatas 120oC, misalnya yang terjadi pada proses penggorengan pop corn. Teknologi penggorengan high pressure berpotensi menekan pembentukan akrilamida karena adanya sistem sirkulasi udara yang lebih terkontrol sehingga dapat meminimalisir kehadiran oksigen yang berpengaruh terhadap pembentukan senyawa akrilamida. Preparasi sampel dilakukan dengan menggoreng pop corn dengan jangka waktu yang sama yakni selama 4 menit masing-masing dalam wajan dan teflon. Ekstraksi senyawa akrilamida dalam pop corn menggunakan pelarut etanol dalam diklorometan dengan perbandingan (1:15). Penetapan kadar akrilamida dalam sampel pop corn efektif dilakukan menggunakan teknik KCKT fasa terbalik, kolom C-18 dengan detektor UV-VIS pada panjang gelombang 210 nm dan fase gerak yang digunakan berupa campuran asam posfat 85% dalam asetonitril:air (5:95) serta laju alir yang dipilih yakni 1 mL/menit dengan semua parameter memenuhi syarat. Hasil analisis menunjukkan waktu retensi yang dibutuhkan untuk mengelusi akrilamida yaitu selama 3,7 menit. Kadar akrilamida pada sampel pop corn yang digoreng menggunakan wajan biasa sebesar 4,70 ± 0,04 µg/g dan sebesar 3,17 ± 0,04 µg/g untuk sampel pop corn yang digoreng menggunakan teknologi penggorengan high pressure.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Akrilamida; Pop Corn; Teknik Penggorengan High Pressure; Kromatografi Cair Kinerja Tinggi;
Subjects: Chemistry and Allied Science
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Kimia
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 03 Feb 2016 02:43
Last Modified: 23 Apr 2019 04:32
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/226

Actions (login required)

View Item View Item