Korelasi kadar besi dan seng terlarut terhadap kelimpahan Chlorella sp. di perairan Situ Ciburuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat

Laelasari, April (2013) Korelasi kadar besi dan seng terlarut terhadap kelimpahan Chlorella sp. di perairan Situ Ciburuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
3_bab1.pdf

Download (149kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
4_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (297kB)
[img] Text (BAB III)
5_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB)
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (544kB)
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)

Abstract

Besi merupakan unsur yang berperan sebagai penyusun sitokrom dan klorofil bagi tumbuhan akuatik serta seng yang berperan sebagai mikronutrien pada pertumbuhan Chlorella sp.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi dan pengaruh perlakuan pemberian [Fe(CON2H4)6]3+ dan [Zn(CON2H4)4]2+ terhadap kelimpahan Chlorella sp. dalam sampel air Situ Ciburuy Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Sampel berasal dari sepuluh titik, kemudian dilakukan uji sifat fisika dan kimia beserta kelimpahan Chlorella sp. yang terdiri atas (suhu, warna, kekeruhan, daya hantar listrik, total padatan terlarut, pH, nitrat, dan silika). Salah satu sampelnya dipilih dari sampel yang mengandung Chlorella sp. paling banyak, diberikan perlakuan dengan variasi kadar larutan kompleks [Fe(CON2H4)6]3+ 0,226, 0,321, 0,424, 0,513, dan 0,629 ppm dan variasi kadar larutan kompleks [Zn(CON2H4)4]2+ 0,0632, 0,0845, 0,1074, 0,1210, dan 0,1496 ppm. Sampel yang diberi perlakuan tersebut diamati perubahan kelimpahan Chlorella sp. serta kandungan besi dan seng terlarutnya selama lima hari berturut-turut. Hasilnya menunjukan bahwa pada perairan alami terdapat korelasi kuat antara kandungan besi dengan Chlorella sp. sebesar 0,736 dan korelasi sedang pada seng dengan Chlorella sp. sebesar 0,534. Pengamatan perlakuan sampel air yang ditambahkan beberapa variasi larutan kompleks [Fe(CON2H4)6]3+ dan [Zn(CON2H4)4]2+ menunjukan adanya korelasi. Pengamatan analisis Feh+4/Feh+3 terhadap Fetot-awal terdapat korelasi sangat kuat sebesar -0,933, Chlawal/Fetot-awal terhadap Chlh+3/Chlh+4 terdapat korelasi sangat kuat sebesar -0,977, sedangkan analisis perlakuan Znh+4/Znh+3 terhadap Zntot-awal terdapat korelasi sedang sebesar -0,435, dan Chlawal/Zntot-awal terhadap Chlh+3/Chlh+4 terdapat korelasi sangat rendah sebesar -0,179.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Korelasi; kompleks besi; kompleks seng; Chlorella sp.; Situ Ciburuy;
Subjects: Chemistry and Allied Science
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Kimia
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 03 Feb 2016 03:10
Last Modified: 18 Apr 2019 06:39
URI: http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/228

Actions (login required)

View Item View Item